Tak Hanya Laut Jernih, Wisata Pulau Miang Dongkrak Ekonomi Warga

- Desa Pulau Miang di Kutai Timur mencatat rata-rata 2.000–3.000 wisatawan per bulan, dengan sedikitnya 500 pengunjung setiap akhir pekan.
- Air laut jernih dan terumbu karang menjadi daya tarik utama, sementara promosi bersama pemerintah dan swasta turut meningkatkan kunjungan wisatawan.
- Pariwisata mendorong ekonomi warga melalui 10 UMKM, delapan homestay, serta 20 vila dan resor lokal; Pokdarwis juga mengedukasi masyarakat agar lebih terlibat.
Kutai Timur, IDN Times - Objek wisata bahari Desa Pulau Miang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, mencatat kunjungan rata-rata 2.000 hingga 3.000 wisatawan setiap bulan.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nusabale Desa Pulau Miang, Sapina, mengatakan jumlah tersebut berdasarkan pendataan sementara yang dilakukan pengelola.
“Dari hasil pendataan kami sementara yang dilaporkan ada dua ribu sampai tiga ribu wisatawan yang datang ke desa kami,” kata Sapina dilaporkan Antara di Sangatta, Senin (28/9/2026).
1. Destinasi wisata andalan di Kaltim

Ekspedisi wisata Pulau Miang di Kutai Timur. Akun IG yuti_iban Desa Pulau Miang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari di Kaltim. Perairan di kawasan tersebut memiliki air yang jernih serta berbagai jenis terumbu karang yang menjadi daya tarik wisatawan.
Sapina mengatakan kunjungan wisatawan meningkat terutama saat akhir pekan. Dalam satu akhir pekan, jumlah wisatawan yang datang mencapai sedikitnya 500 orang, baik dari dalam maupun luar daerah.
Menurut dia, peningkatan kunjungan tidak lepas dari promosi yang dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, di tingkat Kabupaten Kutai Timur dan Provinsi Kaltim.
“Pihak pemerintah dan swasta selalu bersama-sama kami mempromosikan wisata yang ada di Desa Pulau Miang,” ujarnya.
2. Dampak positif bagi perekonomian warga

Pulau Miang (kutaitimurkab.go.id) Meningkatnya aktivitas pariwisata juga memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat setempat. Warga mulai terlibat dalam berbagai usaha yang mendukung kebutuhan wisatawan.
Saat ini, Desa Pulau Miang memiliki 10 usaha kecil dan menengah, delapan homestay yang dikelola masyarakat, serta 20 vila dan resor di atas laut yang dikelola pengusaha lokal.
“Kebanyakan sekarang masyarakat di sini bekerja sebagai menjamu wisatawan di vila-vila,” kata Sapina.
3. Pariwisata di wilayah Kutai Timur

Tiga individu orangutan kalimantan (Pongo Pygmaeus) dilepasliarkan ke Hutan Lindung Gunung Batu Mesangat di Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur, Selasa (23/6/2026). Foto istimewa Pada momentum Hari Pariwisata Sedunia, Pokdarwis Nusabale juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan di sektor pariwisata.
Edukasi tersebut diberikan agar masyarakat semakin terlibat dalam pengembangan destinasi wisata sekaligus dapat merasakan manfaat ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan.
“Kami ingin masyarakat di sini dapat lebih akrab dengan pariwisata. Agar semua warga bisa merasakan keuntungan dari sektor tersebut,” ujarnya.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















