Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Disebabkan oleh Virus, Kasus Gondongan di Balikpapan Meningkat

Disebabkan oleh Virus, Kasus Gondongan di Balikpapan Meningkat
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Alwiati. (IDN Times/Erik Alfian)
Share Article

Balikpapan, IDN Times – Kasus gondongan di Kota Balikpapan mengalami peningkatan cukup signifikan sepanjang Juli, Agustus dan September 2024. Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mencatat, ada 19 kasus gondongan pada Juli kemarin. Kasus gondongan kemudian meningkat pada Agustus menjadi 38 kasus.

“Terakhir, data di bulan September menunjukkan ada 72 kasus gondongan. Jadi memang ada peningkatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, Kamis (10/10/2024).

1. Menular lewat percikan ludah, air liur atau cairan hidung

ilustrasi gondongan (freepik.com/ Racool_studio)
ilustrasi gondongan (freepik.com/ Racool_studio)

Alwi menerangkan, penyakit yang dalam istilah kedokteran dikenal dengan parotitis atau mumps ini adalah penyakit menular. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang menginfeksi kelenjar parotis atau kelenjar yang memproduksi air liur. Inveksi virus ini memicu pembengkakan dengan gejala umum pembengkakan pada pipi dan rahang.

Dia menambahkan, virus ini menular melalui percikan ludah, air liur, atau cairan hidung. Penanganan gondongan juga harus dengan baik agar tidak memicu infeksi komplikasi bagi penderitanya.

2. Dapat dicegah dengan vaksinasi

ilustrasi pemberian vaksin pada anak (pexels.com/CDC)
ilustrasi pemberian vaksin pada anak (pexels.com/CDC)

Meski menular, Alwi menjelaskan bahwa penyakit gondongan dapat dicegah, salah satunya dengan pemberian vaksin. Lantaran penyakit ini menular lewat air liur, Alwi mengimbau masyarakat yang mengalami demam untuk tidak bekerja atau tidak sekolah dulu.

“Penyakit ini dapat dicegah dengan pemberian vaksin MMR (measles, mumps, rubella),” ujar dia.

Meski mencatatkan peningkatkan kasus, Alwi mengaku kejadian ini tidak dianggap sebagai wabah atau kejadian luar biasa. Apalagi, pengobatan pada gondongan juga cukup mudah, yakni dengan pemberian paracetamol dan istirahat yang cukup.

3. Edukasi ke sekolah untuk pencegahan dan penanganan

Ilustrasi sekolah (media.istockphoto.com)
Ilustrasi sekolah (media.istockphoto.com)

Dinas Kesehatan Kota Balikpapan juga berencana memberi edukasi ke sekolah terkait penanganan kasus gondongan. Alwi menyebut, selama tidak diikuti infeksi lain, gondongan tidak berbahaya dan biasanya sembuh dalam waktu 3 sampai 5 hari.

DKK Balikpapan, sebut Alwi juga akan membuat imbauan agar sekolah lebih waspada.  "Jika terdapat anak yang tertular atau sakit dibolehkan belajar dari rumah agar tidak terjadi penularan," ujar Alwi.

Dirinya juga meminta agar penderita gondongan diisolasi sehingga anggota keluarga yang lain tak tertular.

"Karena gondongan ini menular lewat air liur, jadi usahakan selalu menggunakan masker," jelas dia.

Share Article
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News Kalimantan Timur

See More

Terangi Pulau Terpencil, PLTS Membuka Peluang Ekonomi dari Pariwisata

01 Jun 2026, 13:00 WIBNews