Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ganjar Pranowo Heran Ada Antrean Pembeli BBM di Balikpapan
Ganjar Pranowo Ganjar didampingi Ketua Panitia Safari Politik Ganjar Pranowo ke Sumut, Paul Baja M Siahaan meresmikan rumah pemenangan di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Balikpapan, IDN Times - Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo meminta pemerintah turun tangan mengatasi kelangkaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Hal itu disampaikan Ganjar saat mengunjungi Pasar Baru, Balikpapan, Kalimantan Timur. Di sana Ganjar menerima keluhan dari tukang ojek pangkalan mengenai pembatasan BBM yang belakang terjadi di wilayah itu.

"Ini menarik karena kemarin kami melihat di Papua saya melihat pemandangan yang sama, di NTT kemarin kami melihat dan hari ini di Balikpapan," kata Ganjar dilaporkan Antara di Balikpapan, Selasa (5/12/2023).

1. Ganjar menerima keluhan soal distribusi BBM

Suasana SPBU di kawasan Senayan, Jalan Hang Lekir I, Jakarta Pusat usai pemerintah menaikkan harga BBM, Sabtu (3/9/2022). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Ganjar menerima keluhan hampir serupa saat berkampanye di Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Di dua tempat ini, ia masih masih memaklumi mengingat lokasinya yang jauh dari kilang pengolahan minyak Pertamina. 

Namun beda ceritanya dibandingkan Balikpapan. Padahal, kata Ganjar, kawasan itu identik dengan tempat industri minyak.

"Ironinya adalah ini penghasil minyak. Maka rasa-rasanya kembali lagi distribusinya, stoknya, kebutuhannya, harus menjadi perhatian," sambungnya.

2. Indonesia memiliki potensi di bidang perminyakan

Kilang minyak Pertamina Balikpapan Kaltim. Foto Pertamina

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi baik di bidang perminyakan. Ganjar meyakini Pertamina sebagai badan usaha milik negara Indonesia yang bergerak di bidang minyak dan gas mampu mengendalikan persoalan kelangkaan BBM yang ada saat ini.

"Saya kira Pertamina pasti bisa (mengatasi), tapi jadi pertanyaan kita, apakah produksinya selama ini mencukupi? Kalau tidak mecukupi, saya kira dibuat tindakan-tindakan alternatif," jelas Ganjar.

"Tapi kalau kita melihat kondisi ini, mestinya sudah masuk ke dalam kedaruratan. Akhirnya pemerintah harus turun tangan mengintervensi, khususnya di daerah-daerah terpencil," imbuhnya.

3. Ganjar menilai Balikpapan harus memperoleh prioritas

Ilustrasi pengisian BBM. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

Ganjar menuturkan bahwa Kota Balikpapan merupakan salah satu daerah penghasil minyak. Ia menilai daerah seperti itu seyogianya mendapatkan prioritas dalam distribusinya.

"Ya setidaknya kawan-kawan kita yang bisnisnya, profesinya sebagai tukang ojek bisa mendapatkan akses yang mudah. Ini yang kecil mesti kita bela," pungkas Ganjar.

Editorial Team

Related Article