Samarinda, IDN Times - Baru tiga hari Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menjalani fase relaksasi, tiba-tiba saja terjadi penambahan 8 pasien positif virus corona atau COVID-19. Semua kasus berasal dari luar daerah. Dengan demikian Kota Tepian kembali menambah pasien yang diisolasi karena corona.
“Pasien ini tak berdomisili dan tak ber-KTP Samarinda. Kedelapannya merupakan ABK (anak buah kapal) logistik,” ucap Ismid Kosasih, pelaksana tugas kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda saat dihubungi IDN Times pada Rabu (3/6) petang.
