Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hormati Ramadan, Atraksi Barongsai di Samarinda Dipindah ke Siang Hari

antarafoto-sembahyang-malam-imlek-di-samarinda-1771294067.jpg
Warga keturunan Tionghoa bersembahyang di Kelenteng Thien Ie Kong di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (16/2/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Samarinda, IDN Times - Pengurus Kelenteng Thien Ie Kong di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), menyesuaikan jadwal atraksi barongsai pada puncak perayaan Cap Go Meh 2026. Pertunjukan yang biasanya digelar malam hari itu dipindahkan ke siang hari sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Muslim yang menjalankan ibadah pada bulan suci Ramadan.

“Kita sesama umat beragama harus saling toleransi. Karena itu, kegiatan diatur agar tidak mengganggu umat yang menjalankan puasa,” ujar Hansen, Pengurus Kelenteng Thien Ie Kong diberitakan Antara, di Samarinda, Senin (16/2/2026).

1. Perayaan Imlek bertepatan di bulan Ramadan

antarafoto-sembahyang-malam-imlek-di-samarinda-1771294133.jpg
Warga keturunan Tionghoa bersembahyang di Kelenteng Thien Ie Kong di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (16/2/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil karena perayaan Imlek tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadan yang diperkirakan dimulai pada 18 Februari 2026. Atraksi barongsai yang lazimnya meriah digelar pada malam hari di halaman belakang kelenteng, kini dijadwalkan berlangsung hingga menjelang waktu berbuka puasa atau Magrib.

Pihak kelenteng masih berkoordinasi dengan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) terkait teknis pelaksanaan agar pertunjukan tetap berjalan lancar dan khidmat.

Sementara itu, persiapan fisik kelenteng tertua di Kalimantan Timur yang telah berusia 121 tahun ini juga terus dimatangkan. Bangunan ikonik yang berada di sudut Jalan Yos Sudarso tersebut tampak bersolek untuk menyambut ribuan umat yang akan datang beribadah.

“Pembersihan dan pengecatan ulang bangunan sudah dilakukan sejak 5 Januari 2026 demi kenyamanan pengunjung,” kata Hansen.

2. Pembersihan para dewa di kelenteng Samarinda

antarafoto-sembahyang-malam-imlek-di-samarinda-1771294204.jpg
Warga keturunan Tionghoa bersembahyang di Kelenteng Thien Ie Kong di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (16/2/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Ia merinci, pembersihan 11 patung dewa-dewi beserta penggantian busana kebesarannya telah rampung pada 25 Januari 2026. Interior kelenteng juga dipercantik dengan Pohon Sakura imitasi serta pemasangan sekitar 200 lampion (tenglong) yang menghiasi area bangunan.

Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026 menandai dimulainya Tahun Shio Kuda Api, simbol gerak dinamis dan semangat pembaruan. Ornamen bertema kuda turut dipasang di aula utama sebagai lambang harapan dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan zaman.

3. Pengamanan kelenteng di Samarinda oleh kepolisian

antarafoto-pengamanan-kelenteng-saat-malam-imlek-di-samarinda-1771294191.jpg
Personel Brimob Polda Kalimantan Timur berjaga saat berlangsungnya sembahyang Imlek di Kelenteng Thien Ie Kong di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (16/2/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Pengelola memperkirakan jumlah kunjungan umat selama rangkaian perayaan bisa mencapai 6.000 orang. Para pengunjung diperkirakan datang tidak hanya dari Samarinda, tetapi juga dari Balikpapan dan sejumlah daerah lain di sekitarnya.

Adapun jadwal persembahyangan utama dimulai pada 16 Februari pukul 20.00–24.00 WITA, kemudian berlanjut pada 17 Februari mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai.

“Masyarakat umum dipersilakan berkunjung untuk menyaksikan suasana budaya maupun berswafoto guna memeriahkan perayaan ini,” ujar Hansen.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Hormati Ramadan, Atraksi Barongsai di Samarinda Dipindah ke Siang Hari

17 Feb 2026, 09:22 WIBNews