Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jangan Biarkan Perapian Batu Bata Terlihat Kuno, Ini Tips dari Para Desainer

Jangan Biarkan Perapian Batu Bata Terlihat Kuno, Ini Tips dari Para Desainer
Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Max Vakhtbovych)
Share Article

Aksen batu bata tetap menjadi pilihan favorit dalam desain interior karena mampu menghadirkan kesan hangat, klasik, sekaligus elegan. Kini, elemen tersebut semakin banyak diaplikasikan sebagai focal point dalam hunian modern, salah satunya melalui desain perapian batu bata.

Meski identik dengan gaya tradisional, perapian batu bata dapat tampil lebih modern dengan sentuhan warna dan dekorasi yang tepat. Desainer interior Grey Joyner dari Grey Joyner Interiors, North Carolina, mengatakan tampilan batu bata tidak harus dibiarkan polos agar sesuai dengan konsep rumah masa kini.

Menurutnya, penggunaan warna seperti putih atau abu-abu arang dapat membuat perapian terlihat lebih lembut dan menyatu dengan desain interior modern.

1. Jangan takut mewarnai perapian

Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Pixabay)
Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Pixabay)

Namun, bagi pemilik rumah yang ingin mempertahankan karakter batu bata merah, pengecatan bukan berarti menghilangkan pesonanya. Justru, permainan warna dapat memberikan tampilan baru yang lebih segar tanpa mengurangi daya tarik alami material tersebut.

Desainer Cassie Bustamante menyarankan penggunaan warna-warna berani seperti biru atau merah muda untuk menciptakan kesan unik sekaligus menonjolkan kehangatan nyala api di area perapian.

2. Tambahkan hiasan pada perapian batu bata

Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Laura The E.)
Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Laura The E.)

Selain bermain warna, tampilan perapian juga dapat dipercantik melalui penambahan dekorasi. Joyner merekomendasikan penggunaan batu alam pada bingkai perapian untuk menghadirkan nuansa modern yang lebih elegan.

Sementara itu, panel kayu dapat menjadi pilihan bagi yang menginginkan suasana lebih formal dan hangat. Aksesori alami seperti kulit kerang juga dapat digunakan sebagai elemen dekoratif yang memberi sentuhan berbeda pada ruangan.

3. Cat dengan warna putih abadi

Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Curtis Adams)
Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Curtis Adams)

Warna putih masih menjadi salah satu pilihan paling populer untuk perapian batu bata. Selain mampu mencerahkan ruangan, warna ini juga menciptakan kesan bersih dan luas.

Desainer Lauren White menyarankan penggunaan cat putih dengan tingkat kilap rendah pada permukaan batu bata yang bertekstur kasar. Warna tersebut bahkan dapat diperluas hingga ke area dinding sekitar untuk menciptakan tampilan yang lebih harmonis.

4. Pilihlah warna abu-abu

Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Max Vakhtbovych)
Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Max Vakhtbovych)

Bagi yang menyukai suasana hangat dan dramatis, Bustamante menyarankan penggunaan warna netral seperti krem atau abu-abu arang. Kombinasi warna ini mampu memberikan kedalaman visual sekaligus menciptakan nuansa yang nyaman di dalam ruangan.

5. Rangkullah asimetri

Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Curtis Adams)
Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Curtis Adams)

Tak hanya warna, desain dan penempatan perapian juga menjadi faktor penting. Model perapian hole-in-the-wall dengan mantel asimetris, misalnya, dapat menciptakan daya tarik visual yang kuat sekaligus memberikan karakter tersendiri pada interior rumah.

Jika ingin menjadikan perapian sebagai pusat perhatian, perpaduan warna kontras seperti hitam dan putih dapat menjadi pilihan yang efektif.

6. Tingkatkan kontras

Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Curtis Adams)
Ilustrasi perapian batu bata. (Pexels.com/Curtis Adams)

Caroline Gibson, seorang DIY enthusiast dan desainer asal North Carolina, mengaku memilih mengecat perapian batu batanya untuk menciptakan ruangan yang terasa lebih terang dan lapang.

"Saya mengecat perapian batu bata untuk mencerahkan ruangan dan memberikan kesan lebih luas," ujarnya.

7. Biarkan bagian dalam terekspos alami

Ilustrasi perapian dari batu bata. (Pexels.com/Curtis Adams)
Ilustrasi perapian dari batu bata. (Pexels.com/Curtis Adams)

Menurut Caroline, penggunaan warna yang berbeda antara bagian luar dan dalam perapian, seperti hitam di bagian luar dan putih di bagian dalam, dapat menghasilkan efek visual yang lebih menarik dan modern.

Selain mempercantik tampilan interior, pembaruan warna pada perapian batu bata juga dinilai lebih tahan terhadap suhu tinggi dan memiliki nilai estetika yang bertahan lama. Konsep perapian klasik modern pun dinilai tetap relevan karena mampu mengikuti perkembangan tren desain dari waktu ke waktu.

Dengan pemilihan warna, material, dan dekorasi yang tepat, perapian batu bata dapat menjadi elemen dekoratif yang memperkuat karakter hunian sekaligus menghadirkan suasana hangat dan nyaman di dalam rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Tak Lagi Menumpuk, Sampah di Kaltim akan Diolah Jadi Sumber Listrik

03 Jun 2026, 09:01 WIBNews