Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jazz di Surga Bahari, Maratua Jazz 2026 Hadirkan Pengalaman Wisata
ilustrasi seseorang bernyanyi musik jazz (pexels.com/RDNE Stock project)

Berau, IDN Times - Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) menargetkan penyelenggaraan Maratua Jazz 2026 tidak sekadar menjadi ajang hiburan. Festival tahunan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjadi sarana edukasi bagi wisatawan untuk mengenal dan menjaga kekayaan alam bahari Indonesia.

Kepala Dispar Kaltim, Ririn Saridewi, mengatakan Maratua Jazz yang dijadwalkan berlangsung pada Juni atau Juli 2026 mengusung konsep yang lebih luas dibandingkan konser musik pada umumnya. Festival ini dirancang dengan mengintegrasikan empat pilar utama yang saling mendukung.

1. Konservasi ekosistem laut di Berau

Pantai Maratua adalah salah satu wisata pantai indah di Berau Kalimantan Timur. Akun Instagram berau_go

Pilar pertama adalah konservasi, yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut di Pulau Maratua. Pilar kedua berfokus pada komunitas dan budaya melalui pelibatan masyarakat lokal serta penguatan nilai-nilai kearifan setempat dalam rangkaian kegiatan festival.

Selanjutnya, pilar gastronomi akan memperkenalkan kekayaan kuliner khas pesisir yang menjadi identitas daerah. Sementara itu, pilar konser dan selam menghadirkan pengalaman unik dengan memadukan pertunjukan musik jazz bertaraf internasional dan keindahan wisata bawah laut Maratua.

"Festival ini akan memberikan pengalaman berbeda bagi musisi maupun wisatawan untuk berinteraksi langsung dengan alam yang masih terjaga. Alunan musik jazz berkelas dunia akan berpadu dengan pesona ekowisata bahari Maratua yang menakjubkan," kata Ririn dilaporkan Antara di Samarinda, Sabtu (13/6/2026).

2. Menarik wisatawan ke Kaltim

Pulau Maratua (unsplash.com/@enwdpu)

Meski kondisi ekonomi global masih berfluktuasi, termasuk pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, Dispar Kaltim tetap optimistis mampu menarik kunjungan wisatawan dalam jumlah besar.

Menurut Ririn, daya tarik Pulau Maratua masih sangat kuat untuk menjangkau pasar wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Di tengah fluktuasi nilai rupiah terhadap dolar dan dinamika ekonomi global yang terus berubah, kami tetap berharap jumlah kunjungan wisatawan asing maupun lokal dapat terus meningkat," ujarnya.

3. Kreatifitas dalam mengemas acara

potret destinasi wisata Pulau Maratua (instagram.com/pulaumaratua)

Ia menambahkan, keberhasilan Maratua Jazz sangat bergantung pada kualitas pelayanan dan kreativitas dalam mengemas acara.

Karena itu, panitia dan penyelenggara diminta memaksimalkan promosi festival serta menghadirkan layanan pariwisata yang prima bagi setiap pengunjung.

"Dengan promosi yang kuat dan hospitality yang baik, kami berharap segmen pasar semakin luas. Dampaknya tidak hanya meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau," tutur Ririn.

Editorial Team

Related Article