Tarakan, IDN Times - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengaku menerima laporan kematian soal kecelakaan speedboat di perairan Tanjung Pasir Tarakan Kalimantan Utara (Kaltara). Kecelakaan laut menewaskan tiga pengantar udang, di mana tanda-tanda pada tubuh korban menimbulkan kecurigaan pihak keluarga.
Pihak keluarga pun meminta keadilan, hingga salah satunya menemui Kompolnas. Mereka melaporkan Polresta Tarakan yang dianggap kurang serius dalam menyelidiki kasus kematian keluarganya ini.
Apalagi belakangan ini muncul dugaan keterlibatan salah seorang oknum kepolisian atas kasusnya.
Sebelumnya, saat ditanyai soal laporan keluarga korban ke Kompolnas terkait kasus ini, Komisioner Kompolnas dari unsur kepolisian Albertus Wahyurudhanto menyebutkan, dirinya tak mengetahui hal tersebut.
"Tetapi setelah kami cari kembali, memang benar laporan temuan dugaan (pembunuhan) kapal speedboat itu sudah ada di Kompolnas. Namun informasi yang kami temukan itu kecelakaan laut," terangnya, saat dihubungi oleh IDN Times.
