Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

KPU Samarinda Berkomentar tentang Terbakarnya Gudang Logistik Pemilu

KPU Samarinda Berkomentar tentang Terbakarnya Gudang Logistik Pemilu
Ketua KPU RI Ilham Saputra melakukan simulasi pencoblosan untuk Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (22/3/2022). Rencananya, surat suara untuk Pemilu 2024 hanya berjumlah dua surat suara. (IDN Times/Melani)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda menceritakan insiden terbakarnya gudang milik KPU yang berlokasi di Gedung Stadion Segiri, Selasa (24/1/2023).

"Kalau kronologi terjadinya kebakaran, belum tahu pasti penyebabnya apa, karena saat kejadian, saya berada di acara lain, namun terbakarnya gudang tersebut tentu menimbulkan kerugian bagi kami," terang Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat diberitakan Antara di Samarinda. 

1. Gudang yang dipinjamkan Pemkot Samarinda

Kantor KPU Samarinda di Jalan Juanda, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu (Dok.IDN Times/istimewa)
Kantor KPU Samarinda di Jalan Juanda, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu (Dok.IDN Times/istimewa)

Ia menyatakan bahwa memang benar mendapat laporan terbakarnya gudang KPU yang merupakan gedung yang dipinjamkan sementara oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
 
Lanjutnya, saat menerima laporan dari anggota, ia langsung segera mengecek bahwa beberapa material pemilu yang terbakar. Di dalam gudang itu ada beberapa logistik surat suara yang isinya formulir dan dokumen yang belum bisa dihapuskan dari pemilu sebelumnya, yakni pada 2018.
 
"Selain itu, di dalam kotak suara yang terbakar tersebut terdapat juga formulir suara sah dan suara tidak sah, Karena dokumen itu memang harus disimpan," ucap Firman.

2. Kebakaran ini merupakan kerugian bagi KPU Samarinda

Petugas KPPS membantu pemilih khusus disabilitas menjalani proses pemungutan suara saat simulasi pemungutan suara Pilkada serentak di Alun-Alun Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis (3/12/2020). (ANTARA FOTO/Irfan Anshori)
Petugas KPPS membantu pemilih khusus disabilitas menjalani proses pemungutan suara saat simulasi pemungutan suara Pilkada serentak di Alun-Alun Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis (3/12/2020). (ANTARA FOTO/Irfan Anshori)

Dikemukakannya, KPU Kota Samarinda mengalami kerugian atas peristiwa kebakaran gudang tersebut karena dokumen-dokumen yang ada menggambarkan jejak pelaksanaan pemilu.
 
Firman menginginkan agar KPU Samarinda memiliki gudang logistik kepemiluan yang representatif, karena pihaknya belum memiliki gudang permanen yang memadai dan harus meminjam ke pemkot.
 
"Saat ini kami memiliki dua gudang, yakni di jalan Antasari 1 dan di Stadion Segiri, itu pun masih meminjam gudang pemkot untuk menyimpan dokumen penting, namun nahasnya karena tidak bisa mengontrol gudang secara intens disebabkan jauhnya jangkauan dari Kantor KPU, maka musibah kebakaran terjadi," urai Firman.

3. Bahan evaluasi KPU Samarinda

Ilustrasi Pemilu (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi Pemilu (IDN Times/Arief Rahmat)

Ia berharap dari musibah kebakaran ini, menjadi bahan evaluasi bahwa KPU Samarinda bisa difasilitasi untuk memiliki gudang sendiri yang tentunya memadai.
 
Lanjutnya, dengan begitu saat sudah memiliki gudang sendiri pihaknya bisa menjaga secara berkelanjutan dan bisa menghindari terjadinya kebakaran dan berefek terjadinya pemusnahan dokumen rekam jejak sejarah demokrasi Kota Samarinda.

Untuk kerugian material, pihak KPU masih mengidentifikasi kerugian dari total dokumen dan berapa material yang lenyap terbakar tersebut.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Mental Lagi Drop? Coba 5 Tips Ini agar Pikiran Lebih Tenang dan Bahagia

27 Mei 2026, 11:00 WIBNews