Lagi 34 Warga Penajam Positif COVID-19 dan Dua Meninggal

Penajam, IDN Times - Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus bertambah, bahkan ada dua positif yang dinyatakan meninggal dunia. Satu di antaranya diketahui pasien merupakan pejabat di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PPU.
“Kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di PPU kembali bertambah, hari ini ada 34 kasus penambahannya, lalu enam kasus positif sembuh, dua orang positif meninggal dunia dan 36 kasus suspek COVID-19," kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten PPU Kalimantan Timur (Kaltim) dr. Jansje Grace Makisurat kepada IDN Times, Jumat (9/7/2021).
1. Terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini berkode PPU 1.619 hingga 1.646, satu di antaranya klaster nakes RSUD PPU
.jpg)
Dibeberkannya, pasien terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini berkode PPU 1.619 hingga PPU 1.646, di mana satu di antaranya, yakni PPU 1.624 merupakan pasien dari klaster tenaga kesehatan (Nakes) dalam perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) PPU, adalah seorang perempuan usia 38 tahun tinggal di Kecamatan Penajam.
“Dari 34 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang datanya masuk hari ini, didominasi warga yang berdomisili di Kecamatan Penajam sejumlah 28 orang. Sedangkan Kecamatan Sepaku empat orang dan Waru dua orang, sementara dari Kecamatan Babulu nihil,” urainya.
2. Hari ini pasien sembuh atau selesai isolasi bertambah enam orang

Grace menambahkan, untuk pasien selesai isolasi atau sembuh berjumlah enam orang hari ini adalah pasien berkode PPU 1.386 perempuan (46) tinggal di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Babulu, PPU 1.387 laki-laki (35) dan PPU 1.388 perempuan (32) keduanya tinggal di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu.
“Kemudian pasien sembuh selanjutnya, yakni PPU 1.393 laki-laki (39) warga Jalan Propinsi Km. 2, Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, lalu PPU 1.397 laki-laki (32) alamat Kelurahan Gunung Seteleng, Penajam dan terakhir atau keenam pasien berkode PPU 1.407 laki-laki (24) tinggal di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu,” ujarnya.
Untuk dua pasien terkonfirmasi positif meninggal hari ini pertama berkode PPU 1.420 laki-laki usia 55 tahun berdomisili di desa Girimukti, Kecamatan Penajam dinyatakan positif COVID-19 pada 29 Juni 2021 karena hasil rapid antigennya positif.
Namun pasien sempat menjalani isolasi mandiri (Isoman), tetapi pada 3 Juli 2021 pasien masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD PPU karena alami gejala berat. Pasien ini merupakan aparatur sipil negara (ASN) dengan jabatan Sekretaris DLH PPU.
“Pasien mengeluhkan alami batuk selama tiga hari disertai demam sejak tujuh hari terakhir disertai sesak napas. Lalu dilakukan uji sampel swab atau PCR terhadap pasien pada 5 Juli 2021 dan hasilnya positif. Pasien dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (8/7/2021) sekitar pukul 20.51 Wita dan dikuburkan dengan protokol COVID-19 di pemakaman desa tempat domisilinya,” ungkap Grace.
3. Baru masuk IGD RSUD satu positif asal Waru sudah tak bernyawa

Kemudian, pasien positif kedua meninggal dunia hari ini merupakan rujukan dari Puskesmas Waru. Pihaknya baru saja mendapatkan kabar dari RSUD PPU di mana pasien merupakan seorang perempuan berusia 64 tahun beralamat di Kelurahan Waru, Kecamatan Waru.
Pasien diantar ke IGD hari ini pukul 16.45 Wita dalam keadaan sudah tidak bernapas dan tak bergerak. Dari hasil pemeriksaan dinyatakan meninggal oleh dokter jaga sekitar pukul 16.57 Wita, swab rapid antigen di Puskesmas Waru hasilnya positif. Namun untuk kode pasien baru dimasukkan besok karena telah melewati batas pendataan hari ini.
4. Pasien berstatus positif capai 239 kasus, 205 orang di antaranya isoman dan 34 di rumah sakit

Update sementara kasus terkonfirmasi COVID-19 per hari ini alami perubahan, karena ada penambahan 34 pasien positif, dua positif meninggal satu datanya baru masuk besok dan enam pasien selesai isolasi atau sembuh. Di mana kasus konfirmasi positif secara akumulatif sejak 22 Maret 2020 lalu hingga sekarang mencapai 1.646 kasus.
Adapun ke 1.646 kasus tersebut dengan perincian, selesai isolasi atau pasien sembuh sebanyak 1.341 kasus, lalu pasien masih berstatus positif sebanyak 239 kasus di mana 205 orang laksanakan isoman dan 34 dirawat di rumah sakit. Kemudian jumlah positif meninggal sebanyak 66 orang sampai hari ini.
“Sedangkan pasien meninggal sore tadi merupakan warga dan rujukan dari Puskesmas Waru, datanya baru kami masukkan Sabtu besok. Dengan kondisi saat ini, maka kami mengimbau kepada masyarakat sebisanya di rumah saja, kalaupun harus keluar rumah, tetap taat dengan protokol kesehatan. Sekarang kalau menggunakan masker harus dobel, yakni masker bedah dan masker kain, hindari kerumunan apalagi kalau terlihat ada orang yang tak pakai masker,” pungkasnya.



















