Pontianak, IDN Times - Pemadaman listrik bergilir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kota Pontianak mulai berdampak pada para pelaku usaha. Salah satu sektor yang paling merasakan dampaknya adalah bisnis laundry yang hampir seluruh proses operasionalnya bergantung pada pasokan listrik.
Demi memenuhi janji kepada pelanggan, sejumlah pemilik usaha bahkan terpaksa mencuci pakaian secara manual, sementara para karyawan harus bekerja hingga lewat tengah malam. Pemilik usaha laundry di Pontianak, Zikri (30), mengaku pemadaman listrik membuat seluruh proses operasional usahanya terganggu.
