Ilustrasi tersangka (IDN Times/Sukma Sakti)
Tak lama kemudian, orang yang dinanti pun tiba. Pria yang masih diburu polisi itu berusaha mengendap-endap menyelipkan bungkusan makanan menuju penjara sementara.
Sayangnya, aksi tersebut ketahuan petugas jaga. Saat dipanggil, pria yang belum diketahui identitasnya itu langsung kabur setelah memberikan bungkusan makanan kepada petugas.
Di dalam kantong plastik itu ada nasi bungkus, tiga rokok dan satu botol air mineral. Walau masih tersegel, masing-masing benda itu diperiksa termasuk tiga bungkus rokok tersebut. Rupanya dari tiga bungkus sigaret, satu menarik perhatian karena warnanya pudar. Saat ditekan pun tidak keras seperti dua bungkus rokok lainya.
"Langsung kami buka tiga-tiganya. Dan ternyata, kotak rokok berwarna pudar itu berisi sabu-sabu," terangnya.
Petugas pun langsung berkoordinasi dengan Satreskoba Polresta Samarinda. Barang bukti langsung ditimbang, beratnya 47 gram. Dua terdakwa yang paling dicurigai, yakni Faisal dan Juliandi langsung digelandang ke markas Korps Adhyaksa Kota Tepian. Mereka dinterogasi selama dua jam.