Samarinda, IDN Times - Sejatinya pasien yang terkonfirmasi positif virus corona segera dimakamkan dengan protokol COVID-19. Namun tidak dengan kasus positif meninggal di Samarinda. Pihak keluarga kukuh hendak menguburkannya di kampung halaman. Persisnya Kabupaten Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
"Ini permintaan keluarga dan (mereka) telah membuat pernyataan membawa (jenazah) ke Banjarbaru," ujar Sekretaris BPBD Samarinda, Hendra AH saat dijumpai sejumlah media, Jumat (10/7/2020) malam di depan RS Haji Darjad.
