OIKN Kerja Sama Pembangunan Pendidikan dengan Unesa

Balikpapan, IDN Times - Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) kembali menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi, kali ini bersama Universitas Negeri Surabaya (Unesa), ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait Pembangunan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat serta Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Acara ini berlangsung pada Senin, 3 Juni 2024, di Hotel Platinum Balikpapan.
Sebelumnya, OIKN telah melakukan kerja sama serupa dengan sembilan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Namun, kali ini, MoU ditandatangani oleh Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN Alimuddin, bersama Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor dan seluruh jajaran Unesa atas perjanjian kerja sama. Meskipun sebelumnya telah ada bantuan dari teman-teman Unesa dalam penyusunan Peta Jalan Pendidikan di IKN, MoU ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerja sama kita,” ujar Alimuddin di sela-sela penandatanganan MoU tersebut, dalam acara Musyawarah Perencanaan dan Pengembangan Tahun 2025 di Unesa.
1. Berani coba buat Peta Jalan Pendidikan
Sebenarnya, ungkapnya, Indonesia hingga saat ini belum memiliki Peta Jalan Pendidikan, dan pihaknya berani mencoba membuatnya. Semoga ini dapat menjadi pedoman bagi kami dalam membentuk generasi emas di IKN pada tahun 2045 nanti.
“Terima kasih kepada Tim Unesa dan semua pihak terkait di dunia pendidikan, karena bersama kami telah berkontribusi dalam penyusunan Peta Jalan Pendidikan tersebut,” ucapnya.
Perlu diketahui, jelasnya, bahwa IKN tidak mengikuti Undang-Undang Otonomi Daerah, tetapi menggunakan Undang-Undang khusus IKN yang didukung oleh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 2023 tentang kewenangan OIKN.
"Oleh karena itu, kami memiliki kewenangan untuk membuat aturan-aturan yang diyakini bersama lebih baik daripada aturan yang ada," jelasnya.
2. Harapan agar Unesa berkontribusi dalam pembangunan IKN

Selain itu, besar harapannya, apakah tahun ini atau tahun depan akan ada perguruan tinggi negeri yang hadir di IKN, sehingga keberadaannya dapat meningkatkan tingkat pendidikan masyarakat IKN. Karena diketahui bahwa asal muasal keterbelakangan sering kali berasal dari kurangnya akses pendidikan yang berkualitas.
“Kami berharap Unesa bisa hadir, dan kita dapat membahas model perkuliahannya nanti. Dengan adanya MoU, harapannya perguruan tinggi dapat bergabung dengan IKN sesegera mungkin, tanpa harus membangun gedung baru,” ujarnya.
Alimuddin menegaskan bahwa hampir seluruh program pendidikan yang ditawarkan oleh Unesa sangat dibutuhkan oleh SDM di IKN. Wilayah IKN sebelumnya merupakan sebuah kecamatan dan masih didominasi oleh masyarakat desa, sehingga diperlukan upaya yang besar untuk meningkatkan taraf pendidikan dan mengimbanginya dengan status warga IKN.
OIKN menyambut baik rencana tersebut dan akan segera melakukan seleksi untuk menentukan siapa yang berhak menerima beasiswa tersebut.
3. Beasiswa tentu OIKN siapkan

Sementara itu, Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes, menyatakan bahwa pihaknya siap membantu dan mendukung dengan kompetensi yang dimilikinya dalam meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di IKN atau Kalimantan. Ini termasuk dukungan dalam hal lainnya dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang.
“Kami telah menyiapkan beberapa program untuk pemerintah baik di dalam maupun di luar negeri, termasuk di IKN. Untuk meningkatkan SDM di IKN, langkah tersebut harus dilakukan bersama-sama, bukan sendirian. Oleh karena itu, MoU kita lakukan dengan OIKN,” tutupnya.



















