Balikpapan, IDN Times - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni berencana melakukan peremajaan aset, terutama penggantian kapal-kapal yang sudah berusia tua. Langkah bisnis ini telah memperoleh persetujuan pemerintah dengan koordinasi Kementerian Perhubungan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Peremajaan aset ini akan berlangsung dalam 2 hingga 3 tahun ke depan. Saat ini, kami masih membahas secara mendalam terkait teknis pembelian kapal baru," ujar Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, saat ditemui di Balikpapan, Rabu (9/10/2024).
