Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bukan Cuma Seragam, Pelajar Kaltim akan Dapat Sepatu dan Tas Gratis

Kota Samarinda
Bukan Cuma Seragam, Pelajar Kaltim akan Dapat Sepatu dan Tas Gratis
Siswa SMA (unsplsash.com/Ed Us)
  • Pemprov Kaltim mulai mendistribusikan paket perlengkapan sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta melalui program JosPol Pendidikan 2026.
  • Bantuan mencakup 34.389 paket SMA/MA, 28.308 paket SMK, dan 851 paket SLB; isinya seragam putih abu-abu, sepatu, serta tas.
  • Distribusi bertahap di 10 kabupaten/kota ditargetkan selesai sebelum akhir 2026, dengan penyaluran awal di Samarinda, Sangatta, dan Tenggarong.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai mendistribusikan puluhan ribu paket seragam sekolah gratis bagi pelajar SMA, SMK, dan SLB di seluruh wilayah Kaltim.

Penyaluran tersebut menjadi bagian dari realisasi program prioritas JosPol Pendidikan Tahun Anggaran 2026. Pemprov Kaltim menargetkan seluruh bantuan dapat diterima siswa sebelum akhir tahun.

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud mengatakan, proses distribusi saat ini mulai dipercepat agar bantuan segera diterima para pelajar.

"Semoga sebelum akhir tahun sudah diterima para siswa dan siswi kita se-Kaltim," ujar Rudy dilaporkan Antara di Samarinda, Jumat (14/8/2026).

  1. 1. Perlengkapan sekolah negeri dan swasta di Kaltim

    Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat Rapat terkait batas wilayah IKN di Kemendagri
    Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat Rapat terkait batas wilayah IKN di Kemendagri (IDN Times/istimewa)

    Ia menjelaskan, pengadaan perlengkapan sekolah gratis tersebut diperuntukkan bagi siswa sekolah negeri maupun swasta. Pengadaan dilakukan melalui mekanisme pembelian barang dan jasa secara elektronik atau e-Purchasing.

    Adapun bantuan yang disiapkan terdiri atas 34.389 paket untuk jenjang SMA/MA yang tersebar di 332 sekolah, 28.308 paket untuk jenjang SMK di 208 sekolah, serta 851 paket untuk jenjang SLB di 36 sekolah.

    "Menurut laporan dinas terkait, saat ini kami sudah melakukan percepatan dengan mendistribusikan paket seragam jenjang SMA sebanyak 535 paket di SMA Negeri 10 Samarinda," katanya.

  2. 2. Sekolah yang menjadi prioritas di Kaltim

    Program Gratispol akan mulai dijalankan Juli 2025. (Dok. Disdikbud Balikpapan)
    Program Gratispol akan mulai dijalankan Juli 2025. (Dok. Disdikbud Balikpapan)

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Armin mengatakan, penyaluran tahap awal tidak hanya dilakukan di SMA Negeri 10 Samarinda.

    Distribusi juga menyasar SMA Negeri 2 Sangatta, Kutai Timur, sebanyak 36 paket dan SMA Negeri 3 Tenggarong, Kutai Kartanegara, sebanyak 143 paket.

    Sementara itu, untuk jenjang SLB, sebanyak 851 paket dijadwalkan mulai disalurkan pada akhir Agustus 2026.

    Untuk jenjang SMK, penyaluran tahap pertama diprioritaskan di dua kota besar, yakni Balikpapan dan Samarinda, pada pekan kedua September 2026. Rinciannya, 5.216 paket untuk Balikpapan dan 7.833 paket untuk Samarinda.

    Armin menyebut paket bantuan tersebut terdiri atas pakaian seragam putih abu-abu, sepatu, dan tas. Saat ini, sebagian perlengkapan masih dalam proses produksi oleh pihak penyedia.

    "Pendistribusian dilakukan secara bertahap karena proses pengerjaan dan penyaluran dilakukan langsung oleh penyedia ke seluruh satuan pendidikan yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur," jelasnya.

  3. 3. Program unggulan Pemprov Kaltim

    WhatsApp Image 2025-09-17 at 13.02.18.jpeg
    Penyerahan penerima penghargaan Jospol dari Pemrov Kaltim di Balikpapan, Rabu (17/9/2025). (Dok. Istimewa)

    Program JosPol Pendidikan merupakan salah satu program unggulan Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas'ud. Program tersebut mencakup pemberian perlengkapan sekolah gratis, seperti seragam, sepatu, dan tas, serta peningkatan kesejahteraan guru melalui pemberian insentif bulanan.

    Program JosPol Pendidikan mulai dilaksanakan secara resmi pada 25 Juni 2025. Pada tahap awal, program tersebut difokuskan pada pemberian insentif rutin kepada puluhan ribu guru honorer dan tenaga pendidik keagamaan di Kaltim.

    Memasuki Tahun Anggaran 2026, Pemprov Kaltim mengarahkan program tersebut pada percepatan distribusi perlengkapan sekolah gratis bagi pelajar di seluruh wilayah Kaltim.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More