Rujab Bupati PPU ini bakal telan anggaran total sekitar Rp40 miliar (IDN Times/Ervan)
Pembangunan rumah jabatan Bupati, Polres, dan Kejaksaan Negeri PPU akan diusulkan tahun 2023.
“Tetapi untuk kegiatan lanjutan seperti pembangunan rumah jabatan bupati, polres dan Kejaksaan Negeri (Kejari) PPU, memang kita usulkan lagi tahun depan jika anggarannya ada,” urainya.
Diakuinya pada tahun 2021 kemarin ada sejumlah proyek yang putus kontrak seperti di Kejari PPU, Polres dan beberapa lagi yang jelas kegiatan di Bidang Cipta Karya.
“Karena kita sudah berikan waktu sampai 50 hari, tetapi pelaksana proyek tidak menyelesaikannya sehingga dilakukan pemutusan kontrak. Mereka rata-rata mampu merampungkan di atas 75 persen ada yang sampai 80 persen,” terang Riviana Noor.
Memang pihaknya hanya membayarkan sampai di mana progres kerjanya proyek itu. Sisa selanjutnya diusulkan penyelesaiannya pada APBD PPU tahun 2023. Untuk rumah jabatan bupati saja dibutuhkan anggaran sebesar lebih kurang Rp3 miliar lagi untuk menyelesaikan pagar, ornamen depan dan belakang.
“Kalau ditambah Rp3 miliar lagi maka total pembangunan rumah jabatan itu menelan anggaran mendekati Rp40 miliar tidak termasuk landscape dan interior,” pungkasnya.