Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemkot Samarinda Siapkan Layanan Pemakaman Gratis untuk Warganya

Pemkot Samarinda Siapkan Layanan Pemakaman Gratis untuk Warganya
Ilustrasi pemakaman (IDN Times/Agung Sedana)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan layanan pemakaman gratis kepada warga dengan menyediakan lahan baru sebagai alternatif dari pemakaman muslimin di Jalan Abul Hasan yang saat ini sudah penuh.

"Artinya untuk pemakaman yang dipersiapkan ini semua gratis dan untuk biaya operasional semua ditanggung APBD," ujar Wali Kota Samarinda Andi Harun diberitakan Antara di Samarinda, Sabtu (13/1/2024).

1. Lahan baru merupakan hibah dari tokoh di Samarinda

Wali Kota Samarinda Andi Harun. (IDN Times/Nina)
Wali Kota Samarinda Andi Harun. (IDN Times/Nina)

Ia mengatakan bahwa lahan baru tersebut merupakan hibah dari Said Amin, seorang warga yang bersedia menghibahkan tanah seluas 21 hektare di Jalan Poros Samarinda-Bontang kepada Pemkot Samarinda untuk kepentingan publik.

Andi Harun menjelaskan bahwa lahan tersebut saat ini sedang dalam proses pengurusan sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Samarinda setelah berita acara penyerahan naskah hibah selesai dibuat oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Samarinda.

"Kami telah melakukan persiapan awal pembangunan lahan pemakaman berbasis kawasan sejak tahun lalu dengan membangun jembatan penghubung. Tahun ini, pemerintah kota akan memulai membangun klaster kelas pemakaman," ucapnya.

2. Organisasi perangkat daerah akan membahas tentang pemakaman

Wali Kota Balikpapan Andi Harun. Foto istimewa
Wali Kota Balikpapan Andi Harun. Foto istimewa

Pemkot Samarinda berencana mengundang semua organisasi perangkat daerah (OPD) teknis untuk membicarakan segala sesuatu yang berkaitan dengan pembangunan pemakaman di wilayah secara paralel di berbagai kawasan.

Ia mengungkapkan bahwa penyediaan lahan pemakaman baru merupakan salah satu problem penataan kota yang menjadi prioritas pemerintah kota.

Hal itu mengingat keterbatasan lahan pemakaman muslimin di Jalan Abul Hasan yang telah ditutup berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur.

"Kita tahu bahwa yang selama ini menjadi pemakaman utama bagi warga Samarinda adalah kuburan muslimin yang ada di Jalan Abul Hasan. Pelayanan pemakaman ditutup karena sudah sangat penuh dan telah dipertimbangkan berdasarkan hukum syar'i," ucapnya.

3. Pemkot Samarinda siapkan pemakaman berbasis kawasan

Ilustrasi kondisi pemakaman di TPU Menteng Pulo, Jumat (12/1/2024). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Ilustrasi kondisi pemakaman di TPU Menteng Pulo, Jumat (12/1/2024). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Ia menekankan bahwa pemerintah kota harus menyediakan pemakaman berbasis kawasan yang bisa mengakomodasi kepentingan pemakaman bagi warga yang meninggal dengan mempertimbangkan perkembangan pertambahan jumlah populasi.

"Kita tidak hanya menyediakan lahan pemakaman di satu tempat, tetapi di berbagai tempat. Setidaknya kita butuh lahan pemakaman di Kecamatan Samarinda Seberang, Palaran, Samarinda Utara, Sungai Kunjang, dan Sambutan," katanya.

Andi Harun juga mengatakan bahwa pemerintah kota juga mengajak Real Estate Indonesia (REI) sebagai organisasi pengembang perumahan di kota Samarinda agar terlibat dalam penyediaan lahan dan pembangunan pemakaman yang berbasis kawasan.

"Kami bersama-sama juga harus mencari solusi karena ini bagian dari program penataan kota," katanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Nomor 1 Sering Terjadi! Ini 5 Sikap Pria yang Membuat Perempuan Kesal

31 Mei 2026, 04:00 WIBNews