Polres PPU Jamin Keamanan di Tengah Kenaikan Harga BBM Subsidi

Penajam, IDN Times - Polres Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) menjamin keamanan di tengah kenaikan harga BBM subsidi. Pasca kenaikan ini kondisi masyarakat PPU tetap kondusif.
“Alhamdulillah saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat PPU dapat menjaga kondusifitas sebelum atau pra dan pasca naiknya BBM subsidi di wilayah PPU,” kata Kapolres PPU Ajun Komisaris Besar Polisi Hendrik Eka Bahalwan kepada IDN Times, Selasa (6/9/2022).
1. Sosialisasi fuel card ke masyarakat dan fokus pengamanan penyaluran BBM subsidi

Hendrik mengatakan, Polres PPU menyosialisasikan penggunaan fuel card kepada masyarakat. Selama kenaikan harga BBM subsidi ini.
“Sekarang kita lakukan sosialisasi fokus pengamanan ketika penerapan pembelian BBM menggunakan kartu pintar bernama fuel card untuk pembelian BBM subsidi. Sehingga tepat sasaran untuk masyarakat,” sebutnya.
Polres PPU sudah melakukan konsolidasi Kodim 0913/PPU bersama-sama melakukan pengamanan pasca kenaikan harga BBM subsidi. Bahkan secara internal Polres sendiri telah dilakukan konsolidasi.
“Kami telah beberapa kali melakukan konsolidasi di internal Polres, dalam rangka menyikapi penerapan pembelian BBM menggunakan fuel card. Kami juga telah sampaikan kepada stakeholder yakni pemerintah daerah,” terangnya.
2. Polres PPU membantu pendataan dan sosialisasi ke masyarakat

Pemerintah daerah menjadi leading sektor distribusi BBM subsidi kepada masyarakat. Polres PPU memberikan penguatan untuk membantu pendataan dan sosialisasi ke masyarakat. Sementara dari PT Pertamina pemilik program dan BRI yang mengeluarkan kartu bernama BRIZZI sendiri telah siap.
Diakuinya, pasca kenaikan BBM subsidi khususnya solar, masih terlihat ada beberapa kendaraan bermotor jenis truk dan lainnya yang menggunakan solar, masih mengantre di sisi jalan mengarah ke SPBU. Hal itu.
"Karena BBM solar tiba ke SPBU di PPU pada sore bahkan bisa malam hari, sehingga malam itu juga solar dijual ke masyarakat penggunanya dan baru habis pada paginya," tukas Kapolres.
3. BBM solar subsidi tiba di SPBU PPU paling cepat sore bahkan hingga malam hari

Proses distribusi BBM subsidi dari Pertamina hingga tiba di PPU.
"Di wilayah PPU unik karena hasil asesmen kami, pasokan BBM solar masuk dan datang ke SPBU di PPU paling cepat sore hari sekitar pukul 16.00 Wita bahkan hingga pukul 20.00 Wita sampai 21.00 Wita. SPBU pun sepakat menjualnya solar itu sampai habis,” tuturnya.
Akibatnya pada pagi hingga sore, terlihat kendaraan terjadi antrean kendaraan pembeli BBM subsidi.
Terkait pengamanan penyaluran BBM subsidi, kata Hendrik, pihaknya lebih konsen untuk mendorong Pertamina dan BRI agar merealisasikan fuel card untuk mengontrol BBM subsidi di SPBU.
“Namun selama kartu itu belum diberlakukan, kami tetap lakukan patroli di setiap SPBU agar BBM subsidi itu tidak disalahgunakan. Saya juga tekankan kepada anggota saya di lapangan dalam kegiatannya mereka diminta selain melaksanakan pengaman juga diminta lakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait fuel card,” pungkasnya.



















