Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polresta Samarinda Memantau Arus Lalu Lintas Pascalebaran
Volume kendaraan arus mudik Tol Trans Jawa Batang-Semarang dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Kalikangkung menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim jelang Lebaran 2022. (ANTARA/Aji Styawan)

Samarinda, IDN Times - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) terus memantau situasi lalu lintas selama pascalebaran di jalur-jalur utama di kawasan gerbang Kota Tepian dan titik keramaian, guna kelancaran aktivitas masyarakat yang tertib, aman dan lancar.

“Sampai saat ini tim kepolisian terus bekerja, memantau dan memastikan ketertiban dan keamanan masyarakat pascalebaran dan juga pada kegiatan arus balik masyarakat di Kota Samarinda,” ujar Kasat Lantas Polresta Samarinda Komisaris Besar Pol Creato Sonitehe Gulo dilaporkan Antara di Samarinda, Rabu (26/4/2023).  

1. Peningkatan arus pengguna jalan ke luar kota

Ilustrasi. Petugas kepolisian berjaga memantau arus mudik lebaran. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Ia memaparkan, gambaran situasi lalu lintas mulai dari arus mudik sampai pascalebaran dan arus balik, tidak terjadi hal-hal atau kemacetan yang signifikan, seperti yang terjadi di kota-kota besar Pulau Jawa.

Lanjutnya, kondisi jalur memang ada peningkatan di ruas jalan akses ke luar kota, seperti Jalan Pangeran Suryanata, kemudian di Jalan Otto Iskandar Dinata yang merupakan akses menuju Jembatan Mahkota dan gerbang tol ke Balikpapan, begitu pun gerbang kota di Jalan DI Panjaitan.

“Peningkatan aktifitas masyarakat lebih dikarenakan pada kegiatan berlibur pascalebaran ke objek wisata,” ucap Gulo.

2. Peningkatan arus kendaraan di pusat perbelanjaan Samarinda

Kemacetan parah dan arus mudik lebaran 2023 terjadi daerah Limbung, Gowa. (Dahrul Amri/IDN Times Sulsel)

Ia menyampaikan, peningkatan aktifitas masyarakat juga terjadi di pusat-pusat perbelanjaan, seperti di Samarinda Central Plaza (SCP) Kelurahan Pasar Pagi, kemudian di Big Mall Kecamatan Sungai Kunjang yang mengalami lonjakan jumlah pengunjung. dimana 

Dikemukakannya, kondisi kemacetan yang terjadi di dekat pusat perbelanjaan bisa diatasi dengan tertib, lancar dan cepat terurai. Begitu pula dengan akses menuju luar kota, sebabnya peningkatan aktivitas masyarakat tahun 2023 ini lebih dipengaruhi pada masa pascaCOVID-19, yang mana pada tahun sebelumnya masih ada pembatasan.

“Kalau arus balik dan mudik pada tahun ini untuk wilayah lalu lintas darat relatif lancar dan tak ada kendala yang berarti, karena aktivitas arus balik masyarakat lebih banyak memadati wilayah pelabuhan dan bandara ketimbang di jalur darat,” ungkap Gulo.

3. Antisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat pascalebaran

Ilustrasi suasana arus balik pasca-mudik Lebaran di Lingkar Nagreg. (IDN Times/Galih Persiana)

Dia menjelaskan, sebagai antisipasi dan terjangan keamanan dan ketertiban masyarakat pascalebaran, pihak kepolisian tetap siaga dengan menurunkan sekitar 600 personel anggota Polri untuk pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam.

“Untuk Samarinda sendiri terdapat 13 pos Operasi Ketupat, di antaranya dua pos terpadu, satu pos pelayanan, dan sepuluh pos pengamanan, serta menurunkan pihak kepolisian sebanyak 600 personel,” sebut Gulo.

Editorial Team

Related Article