Balikpapan, IDN Times - Pemerintah menargetkan produksi puncak gas dari wilayah kerja Searah, hasil kolaborasi ENI Indonesia dan PETRONAS di perairan Kalimantan Timur (Kaltim), mencapai sekitar 3.000 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD) pada 2030.
Target tersebut akan dicapai secara bertahap melalui pengembangan sejumlah lapangan gas, yakni Maha, South Hub (Gendalo–Gandang), Kutai North Hub, serta Geliga–Gula.
Kepala SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Haryanto Syafri, menjelaskan proyek Maha ditargetkan menghasilkan gas sebesar 230–250 MMSCFD. Sementara itu, South Hub ditargetkan mencapai 510 MMSCFD, Kutai North Hub 1.000 MMSCFD, dan Geliga–Gula sekitar 1.000 MMSCFD.
“Proyek Jangkrik North East sudah diresmikan pada 9 Oktober 2026 lalu, sedangkan Maha pada akhir bulan ini,” kata Haryanto saat ditemui, Kamis (22/10/2026).
