Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pukul Warga saat Kerja Bakti, Kapolres Kapuas Hulu Pilih Minta Maaf

Kota Pontianak
2 min read
Pukul Warga saat Kerja Bakti, Kapolres Kapuas Hulu Pilih Minta Maaf
Kapolres Kapuas Hulu diduga melakukan penamparan. (IDN Times/istimewa).
  • Video CCTV 58 detik di Terminal Kedamin menyorot dugaan pemukulan dan tamparan oleh Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wisnu Perdana Putra terhadap seorang pria.
  • Wisnu mengakui kekhilafan, meminta maaf langsung kepada Iki Adi dan keluarganya, serta menyatakan siap mengikuti ketentuan hukum adat dalam pertemuan 30 Oktober 2026.
  • Polda Kalbar membenarkan insiden tersebut dan menyebut masalah telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui pendekatan restorative justice; informasi pemeriksaan internal belum tersedia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kapuas Hulu, IDN Times - Video CCTV yang memperlihatkan dugaan aksi pemukulan terhadap seorang pria di kawasan Terminal Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi sorotan publik.

Sosok yang diduga melakukan kekerasan dalam rekaman tersebut disebut-sebut merupakan Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra.

Peristiwa yang terekam kamera pengawas selama 58 detik itu akhirnya mendapat tanggapan dari pihak kepolisian.

Wisnu bahkan mengakui kekhilafannya dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Iki Adi, warga yang diduga menjadi korban.

  1. 1. Kapolres minta maaf ke korban

    IMG_1231.jpeg
    Diduga Kapolres Kapuas Hulu melakukan kekerasan. (IDN Times/istimewa).

    Permohonan maaf tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Iki Adi dan keluarganya di ruang Kapolres Kapuas Hulu, pada Jumat (30/10/2026).

    Dalam pertemuan itu, Wisnu mengungkapkan penyesalan atas peristiwa yang terjadi saat kegiatan kerja bakti di Terminal Kedamin. Ia juga menyatakan kesediaannya mengikuti ketentuan hukum adat yang berlaku.

  2. 2. Kabid Humas Polda Kalbar benarkan insiden tersebut

    IMG_1235.jpeg
    Detik-detik Kapolres Kapuas Hulu hendak melakukan pemukulan. (IDN Times/istimewa).

    Sebelumnya, video CCTV yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang pria diduga mengalami tindakan kekerasan fisik.

    Dalam rekaman tersebut, pada detik ke-47 terlihat aksi yang diduga berupa pukulan menggunakan tangan kosong. Kemudian, pada detik ke-57, terlihat tindakan yang diduga berupa tamparan ke arah mulut pria tersebut.

    Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Bambang Suharyono membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengaku memperoleh informasi langsung dari Kapolres Kapuas Hulu.

  3. 3. Aksi kekerasan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan

    IMG_1229.jpeg
    Kapolres Kapuas Hulu datangi 2 pria di warung kopi. (IDN Times/istimewa).

    Bambang mengatakan, persoalan antara Kapolres dan pihak yang diduga menjadi korban telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan melibatkan keluarga korban.

    “Informasi langsung dari Kapolres Kapuas Hulu, benar atas peristiwa tersebut. Namun, sudah diselesaikan dengan pihak korban dan keluarga korban,” ujar Bambang, Sabtu (31/10/2026).

    Ia menggambarkan penyelesaian tersebut sebagai pendekatan restorative justice. Namun, terkait kemungkinan adanya pemeriksaan internal terhadap Wisnu, termasuk oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), Bambang mengaku belum mendapatkan informasi lebih lanjut.

    “Saya belum mendapatkan kabar terkait hal tersebut. Yang pasti, antara Kapolres Kapuas Hulu dengan korban maupun keluarga korban sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” tukasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More