Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Razia di THM Sambas Berbuah Temuan, 5 Orang Terindikasi Positif Narkoba

Kota Pontianak
Razia di THM Sambas Berbuah Temuan, 5 Orang Terindikasi Positif Narkoba
BNNK Sambas razia THM, temukan pengunjung positif narkoba. (IDN Times/istimewa).
Intinya Sih
  • BNNK Sambas menggelar deteksi dini narkotika di dua tempat hiburan Kecamatan Teluk Keramat sebagai bagian program P4GN.
  • Dari 22 peserta di lokasi pertama, seluruhnya negatif; di lokasi kedua, lima dari enam orang terindikasi menggunakan narkotika.
  • BNNK Sambas mengedepankan rehabilitasi bagi pengguna terindikasi, serta akan meningkatkan pengawasan dan kolaborasi untuk memantau lokasi rawan secara berkala.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sambas, IDN Times - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sambas menemukan lima orang yang terindikasi menyalahgunakan narkotika saat menggelar deteksi dini di dua tempat hiburan di Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) itu diawali dengan pemeriksaan urine terhadap 22 orang di lokasi pertama. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, hasil berbeda ditemukan di lokasi kedua. Dari enam orang yang menjalani tes urine, lima orang dinyatakan positif terindikasi menggunakan narkotika, sedangkan satu orang lainnya negatif.

1. BNNK Sambas lakukan rehabilitasi

ilustrasi narkoba
ilustrasi narkoba (unsplash.com/cd163601)

Kepala BNNK Sambas, Abdul Mutholib, mengatakan deteksi dini dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus memetakan potensi penyalahgunaan narkotika di lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.

"Deteksi dini merupakan salah satu upaya nyata BNNK Sambas dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Terhadap mereka yang terindikasi sebagai penyalahguna, kami mengedepankan pendekatan rehabilitasi agar dapat pulih dan kembali menjalani kehidupan secara produktif," ujarnya.

2. Tingkatkan pengawasan dan kewaspadaan

-
Ilustrasi tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Abdul Mutholib menegaskan, BNNK Sambas tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengutamakan rehabilitasi bagi penyalahguna agar terbebas dari ketergantungan dan dapat kembali beraktivitas secara normal.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat guna mencegah penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam upaya pencegahan narkoba," katanya.

3. Pantau titik-titik rawan

ilustrasi adiktif, kecanduan, narkoba, obat-obatan
ilustrasi adiktif, kecanduan, narkoba, obat-obatan (magnific.com/magnific)

BNNK Sambas memastikan kegiatan deteksi dini akan dilakukan secara berkala di sejumlah lokasi yang dinilai rawan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

"Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat mewujudkan Kabupaten Sambas yang bersih dari narkoba," tutup Abdul Mutholib.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More