Sekolah Rakyat Rintisan Hadir di PPU, Percepatan Sekolah Permanen

Penajam, IDN Times - Sekolah Rakyat rintisan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, mulai menerima peserta didik pada tahun ini. Kehadiran sekolah rintisan tersebut menjadi bagian dari percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang dilakukan pemerintah pusat di daerah tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten PPU, Muhtar, mengatakan daerah yang telah memiliki Sekolah Rakyat rintisan memiliki peluang lebih besar untuk masuk dalam program percepatan pembangunan fisik sekolah permanen.
“Daerah yang sudah memiliki sekolah rintisan berpeluang masuk percepatan pembangunan fisik Sekolah Rakyat,” ujar Muhtar dilaporkan Antara di Penajam, Minggu (18/1/2026).
1. Sekolah rakyat rintisan untuk tahun ajaran 2026/27

Ia menjelaskan, proses penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat rintisan ditargetkan mulai pada tahun ajaran 2026/2027. Untuk itu, pemerintah daerah akan segera melakukan sosialisasi di empat kecamatan di Kabupaten PPU.
Pada Sekolah Rakyat rintisan tersebut, peserta didik akan langsung tinggal di asrama dengan daya tampung sekitar 120 hingga 170 orang.
2. Akses pendidikan yang terkontrol

Pemerintah kabupaten menerapkan konsep sekolah berasrama untuk memastikan akses pendidikan yang lebih terjangkau dan terkontrol, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau mereka yang selama ini belum mengenyam pendidikan formal.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
3. Dukungan dari Pemkab PPU

Untuk mendukung pelaksanaan sekolah rintisan, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyiapkan bekas gedung Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai Penajam Suite Hotel di kawasan Islamic Center, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.
“Gedung yang disiapkan sudah memiliki fasilitas kamar yang dapat digunakan sebagai asrama dan siap dimanfaatkan untuk merekrut peserta didik baru pada tahun ini,” katanya.
Sementara itu, untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen, pemerintah kabupaten telah menyiapkan lahan seluas 6,7 hektare yang berlokasi di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam.


















