Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Senja dan Tanjidor di Sungai Jawi, Habe Fest 2026 Banjir Penonton

Senja dan Tanjidor di Sungai Jawi, Habe Fest 2026 Banjir Penonton
Tanjidor dimainkan di atas sampan Sungai Jawi Pontianak. (IDN Times/Teri).
Share Article

Pontianak, IDN Times - Suasana tepian Sungai Jawi Pontianak berubah meriah saat konser musik tanjidor dimainkan di atas sampan dalam pembukaan Habe Fest 2026.

Festival yang digagas komunitas Balaan Tumaan itu kembali digelar untuk kedua kalinya dengan menghadirkan pertunjukan seni dan musik yang menyatu dengan ruang publik sungai.

Penggagas Balaan Tumaan, Nursalim Yadi Anugerah mengatakan, konsep pertunjukan musik di atas sungai sengaja dipilih untuk menghadirkan pengalaman berbeda sekaligus mendekatkan festival dengan masyarakat.

“Ini Habe Fest yang kedua. Pertama kali juga dibuat tahun lalu dan dibuka di sini juga, di Sungai Jawi,” kata Yadi saat ditemui di lokasi festival, Jumat (22/5/2026) sore.

1. Perluas perayaan Habe Fest

IMG_0336.jpeg
Penggagas Habe Fest, Nursalim Yadi. (IDN Times/Teri).

Menurutnya, Habe Fest tahun ini berlangsung lebih panjang dengan rangkaian program hingga 10 hari. Meski ada jeda pada beberapa pertunjukan, berbagai agenda seni dan diskusi tetap berjalan secara berkelanjutan.

Yadi menjelaskan, jika pada tahun sebelumnya festival lebih banyak merayakan karya dan komunitas lokal, tahun ini jaringan kolaborasi diperluas dengan melibatkan lebih banyak seniman dan komunitas dari berbagai daerah.

“Kalau sebelumnya lebih merayakan teman-teman lokal, tahun ini lebih lebar lagi. Teman-teman punya teman lalu diajak bergabung, jadi tumbuhnya organik,” ujarnya.

2. Usung tema Renung

IMG_0272.jpeg
Penonton antusias padati konser musik di atas air. (IDN Times/Teri).

Habe Fest 2026 mengusung tema “Renung”, yang menjadi ruang refleksi terhadap lingkungan dan kehidupan sekitar melalui medium seni, musik, film, hingga workshop kreatif.

Penampilan tanjidor di atas sampan menjadi salah satu atraksi yang paling menyita perhatian warga. Pengunjung tampak memadati tepian sungai sejak sore untuk menyaksikan pertunjukan musik yang berpadu dengan suasana senja di Sungai Jawi.

Yadi mengaku senang melihat antusiasme masyarakat yang lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Selain jumlah pengunjung meningkat, penyelenggaraan festival tahun ini juga dinilai lebih tertata.

“Tahun ini lebih ramai dan lebih rapi secara organisasi. Karena tahun lalu sudah dimulai, jadi sekarang perizinan dan persiapannya lebih matang,” katanya.

Meski semakin besar, ia menegaskan Habe Fest tetap mempertahankan semangat awal sebagai festival alternatif yang dekat dengan masyarakat.

“Cita-citanya bukan bikin sesuatu yang besar, tapi kecil dan tetap menghibur masyarakat,” ujarnya.

3. Hadirkan sejumlah kegiatan menarik lainnya

IMG_0308.jpeg
Pertunjukan tanjidor meriahkan Habe Fest 2026. (IDN Times/Teri).

Selain konser musik dan pertunjukan sungai, Habe Fest 2026 juga menghadirkan program workshop, sinema bunyi, hingga laboratorium musik perempuan komponis yang membahas tubuh, gender, dan proses penciptaan musik.

Festival ini terbuka untuk publik dengan sejumlah agenda yang dapat diakses masyarakat secara gratis.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Hubungan Makin Awet, Ini 5 Cara Agar Pasangan Tetap Setia dan Harmonis

22 Mei 2026, 21:00 WIBNews