IGD RSUD Soedarso Pontianak overload. (IDN Times/Teri).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, manajemen RSUD Soedarso menyiapkan sejumlah langkah. Salah satunya meningkatkan kapasitas tempat tidur rawat inap agar pasien yang telah mendapatkan penanganan di IGD dapat segera dipindahkan ke ruang perawatan sesuai kebutuhannya.
Langkah berikutnya adalah memperkuat sistem rujukan berjenjang dengan melibatkan rumah sakit tipe C sebagai bagian dari jejaring pelayanan kesehatan.
Rumah sakit juga mendorong penyebarluasan informasi kepada masyarakat mengenai fasilitas kesehatan yang sesuai dengan kondisi penyakit atau tingkat kegawatan pasien.
Dengan begitu, masyarakat diharapkan tidak selalu menjadikan RSUD Soedarso sebagai tujuan pertama ketika mengalami gangguan kesehatan yang sebenarnya masih dapat ditangani di rumah sakit lain.
“Kita perlu menyampaikan informasi ini seluas-luasnya kepada masyarakat agar mereka bisa mencari layanan kesehatan terdekat, apabila kondisinya masih memungkinkan ditangani di rumah sakit tipe C. Mudah-mudahan secara bertahap dapat mengurangi rujukan langsung ke Soedarso,” katanya.
Selain melakukan pembenahan internal, RSUD Soedarso juga berharap rumah sakit milik pemerintah daerah dan pemerintah kota ikut meningkatkan kapasitas tempat tidur serta mutu pelayanan.
Penguatan rumah sakit daerah dan kota dinilai penting untuk membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih merata. Dengan kapasitas dan kualitas pelayanan yang semakin baik, rumah sakit tipe C dapat mengambil peran lebih besar dalam menangani pasien sesuai kompetensinya.
Hary Agung berharap, beban pelayanan kesehatan di Kalimantan Barat tidak terus bertumpu pada RSUD Soedarso. Melalui penambahan kapasitas rawat inap, perbaikan sistem rujukan, serta penguatan rumah sakit jejaring, kepadatan IGD diharapkan dapat dikurangi secara bertahap.
“Harapannya, rumah sakit daerah dan kota juga melakukan langkah yang sama dalam mengembangkan kapasitas dan mutu layanan, sehingga pemerataan pelayanan rujukan bisa terwujud dan tidak hanya bertumpu pada satu rumah sakit,” tukasnya.