Penajam, IDN Times – Kepala bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial (Dissos) Kabupaten Penajam Paser Utara, H. Mukhlis mengakui selama penyaluran bantuan sosial tunai (BST serupa BLT) di PPU, pihaknya mendapat sejumlah pengaduan dan laporan dari kelurahan maupun desa karena penerimanya salah sasaran.
“Sebagian besar pengaduan menilai BST tak tepat sasaran bagi penerimaannya,” ujarnya kepada IDN Times, Kamis (14/5) di Penajam.
Dari laporan tersebut, Dissos PPU memperoleh fakta jika sejumlah penerima BST ada yang meninggal dunia hingga pindah domisili. Ada juga karena penerima telah mendapat bantuan program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan nontunai (BPNT), sebab mereka yang sudah menerima bantuan tak seharusnya mendapatkan BST lagi.
