Pertamina optimalkan distribusi walau sungai surut. (IDN Times/istimewa).
Terminal Penyangga Tayan–Sanggau saat ini mendukung penyaluran Biosolar untuk Sanggau, Sintang, Melawi, Sekadau, hingga Kapuas Hulu.
Distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah dengan mempertimbangkan kondisi akses dan jalur pengiriman.
Tak hanya sungai yang menjadi tantangan. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga memengaruhi distribusi melalui jalur darat karena jarak pandang pengemudi mobil tangki dapat menurun.
Karena itu, Pertamina melakukan penyesuaian waktu maupun rute perjalanan dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan pengguna jalan.
Pertamina juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan operasional terminal dan distribusi BBM tetap berjalan.
Edi memastikan penyaluran BBM ke wilayah hulu terus dioptimalkan di tengah kondisi cuaca dan akses distribusi yang menantang.
“Kami memahami pentingnya BBM bagi mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami terus mengoptimalkan distribusi agar pengiriman ke SPBU tetap berjalan hingga wilayah hulu,” katanya.
Masyarakat juga diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan untuk menjaga ketersediaan pasokan di tengah penyesuaian distribusi.
Untuk informasi maupun laporan terkait produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.