KM Virgo 8 Tengkurep 30 Meter, Nasib 129 Penumpang Dipertaruhkan

- Basarnas menunggu pakar operasi salvage dari Amerika Serikat dan Hong Kong untuk menilai bangkai KM Virgo Transport 8 yang tengkurap di kedalaman hingga 30 meter.
- Evakuasi 129 penumpang yang masih dicari diprioritaskan melalui rencana membalikkan kapal memakai balon khusus agar penyelam lebih mudah menjangkau bagian dalam.
- Penyelam Kopaska dan Dislambair TNI AL mengobservasi bangkai kapal serta mengumpulkan bukti untuk KNKT, setelah kapal Surabaya-Banjarmasin tenggelam dihantam badai di Laut Jawa.
Banjarmasin, IDN Times - BASARNAS berencana mendatangkan pakar operasi salvage dari Amerika Serikat dan Hong Kong untuk membantu proses evakuasi korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
Kehadiran para ahli penyelaman bawah laut tersebut diperlukan untuk melakukan observasi dan penilaian terhadap kondisi bangkai kapal. KM Virgo Transport 8 diketahui tenggelam dalam posisi tengkurap di kedalaman hingga 30 meter di bawah permukaan laut.
"Kami masih menunggu kedatangan para ahli dari Amerika Serikat dan Hong Kong ini," kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam konferensi pers, Rabu (16/9/2026) malam.
1. Operasi untuk membalikkan badan kapal

Titik lokasi kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 dii perairan Laut Jawa, Senin (14/9/2026). Foto SAR Syafii mengatakan, masukan dari para ahli SAR diving dibutuhkan untuk mendukung rencana pencarian dan evakuasi 129 penumpang KM Virgo Transport 8 yang hingga kini masih dinyatakan dalam pencarian.
Basarnas juga menyiapkan rencana untuk membalikkan posisi badan kapal menggunakan balon khusus yang dirancang untuk kondisi darurat.
Menurut Syafii, posisi kapal yang kembali normal akan memudahkan penyelam melakukan pencarian terhadap korban yang diduga masih terjebak di dalam bagian kapal.
"Pencarian para korban akan lebih mudah dengan kondisi badan kapal sudah normal," ujarnya.
2. Prioritas pencarian korban

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memberikan keterangan saat konferensi pers terkait kecelakaan kapal motor penumpang Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin di Posko Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/hma Syafii mengatakan, masukan dari para ahli SAR diving dibutuhkan untuk mendukung rencana pencarian dan evakuasi 129 penumpang KM Virgo Transport 8 yang hingga kini masih dinyatakan dalam pencarian.
Basarnas juga menyiapkan rencana untuk membalikkan posisi badan kapal menggunakan balon khusus yang dirancang untuk kondisi darurat.
Menurut Syafii, posisi kapal yang kembali normal akan memudahkan penyelam melakukan pencarian terhadap korban yang diduga masih terjebak di dalam bagian kapal.
"Pencarian para korban akan lebih mudah dengan kondisi badan kapal sudah normal," ujarnya.
3. Para penyelam TNI AL sudah diterjunkan

Operasi penyelamatan penumpang KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Rabu (16/9/2026). Foto istimewa Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra mengatakan, TNI AL menyiapkan personel dengan kualifikasi sesuai kebutuhan operasi di lokasi.
Personel tersebut terdiri dari penyelam khusus Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair) TNI AL. Operasi penyelaman tersebut dipantau langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II.
Selama dua hari melakukan observasi dan pemantauan kondisi bangkai kapal, para penyelam mengumpulkan sejumlah informasi dalam proses penyelamatan. Namun mereka juga mengumpulkan alat bukti yang nantinya diserahkan kepada KNKT.
Bukti-bukti tersebut diharapkan dapat membantu proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan KM Virgo Transport 8.
"Kami kumpulkan dan tidak dibuka oleh personel kami agar nantinya diserahkan kepada KNKT," kata Galih.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (12/9/2026). Di tengah perjalanan, kapal dilaporkan dihantam badai hingga akhirnya tenggelam di perairan Laut Jawa.




















