Tak Sekadar Liburan, Museum Mulawarman Tempat Favorit Belajar Sejarah

Kukar, IDN Times - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Negeri Mulawarman, Kalimantan Timur, menghadirkan beragam peninggalan budaya Nusantara untuk menarik minat masyarakat selama libur Lebaran tahun ini.
Kepala Tata Usaha UPTD Museum Mulawarman, Sugiyono Ideal, mengatakan jumlah pengunjung mengalami peningkatan signifikan sejak hari pertama Idul Fitri, didominasi oleh kalangan keluarga yang ingin berwisata sekaligus belajar sejarah.
“Pada musim libur Lebaran, kunjungan selalu meningkat signifikan. Banyak keluarga datang untuk mengenalkan sejarah kepada anak-anak,” ujar Sugiyono diberitakan Antara di Kutai Kartanegara, Minggu (22/3/2026).
1. Kunjungan wisata di Museum Mulawarman

Ia menyebutkan, rata-rata kunjungan harian selama libur Lebaran mencapai 500 hingga 700 orang, meningkat dibandingkan hari biasa.
Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, pengelola museum melakukan sejumlah pembenahan layanan, termasuk penataan ulang ruang pamer agar memberikan pengalaman baru bagi pengunjung.
Selain itu, museum juga menyediakan kios informasi di beberapa titik guna memberikan penjelasan lebih mendalam terkait koleksi yang dipamerkan.
2. Peluncuran situs resmi web Museum Mulawarman

Dalam upaya mengikuti perkembangan teknologi, Museum Mulawarman juga meluncurkan situs web resmi dan aplikasi telepon pintar yang memuat informasi koleksi dan agenda kegiatan.
Sugiyono menjelaskan, berbagai koleksi unggulan yang ditampilkan meliputi artefak kuno, patung, lukisan, hingga warisan bersejarah dari Kesultanan Kutai. Pengunjung juga dapat melihat miniatur rumah adat khas Kalimantan Timur, seperti dari Sambaliung, Kutai, dan Paser.
Secara keseluruhan, museum ini menyimpan dan memamerkan lebih dari 5.000 benda bersejarah dari berbagai kategori, mulai dari arkeologi, etnografi, seni, hingga koleksi khusus seperti arca, prasasti, keramik, tekstil, geologi, dan biologika. Koleksi senjata tradisional serta alat musik daerah juga turut menjadi daya tarik tersendiri.
3. Koleksi benda bersejarah di Museum Mulawarman

Sejumlah ruang pamer favorit yang kerap menjadi pusat perhatian pengunjung antara lain singgasana Raja Kutai, patung Lembuswana, alat pangkon, serta kelambu kuning.
Tak hanya itu, koleksi keramik dari era Dinasti China kuno hingga ragam senjata tradisional khas Suku Dayak juga menjadi magnet bagi para pecinta budaya.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan platform digital agar memudahkan wisatawan dari berbagai daerah dalam menjelajahi koleksi museum,” tutur Sugiyono.


















