Wisata IKN Makin Ramai, OIKN Turunkan 25 Pramuwisata Layani Pengunjung

Nusantara, IDN Times - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyiagakan 25 pramuwisata untuk melayani pengunjung di berbagai destinasi wisata Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara selama libur Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk menghadirkan layanan kunjungan yang inklusif dan mudah diakses masyarakat.
Juru Bicara Kepala OIKN, Troy Pantouw, mengatakan para pramuwisata tersebut berasal dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) serta warga lokal yang menjadi relawan binaan Direktorat Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN.
“Para pramuwisata ini telah mengikuti pelatihan dan Program Aktualisasi Pemagangan selama satu tahun untuk mendukung pelayanan kunjungan masyarakat di KIPP Nusantara,” ujar Troy dilaporkan Antara, Jumat (21/3/2026).
1. Sertifikat resmi pemandu wisata

Ia menjelaskan, dari total 25 pemandu wisata, sebanyak 20 orang telah mengantongi sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Keterlibatan mereka dinilai menjadi pengalaman berharga sekaligus kontribusi nyata dalam memperkenalkan IKN kepada masyarakat luas.
Seiring meningkatnya jumlah kunjungan ke kawasan Nusantara, kehadiran pramuwisata dinilai penting untuk membantu pengunjung memahami berbagai fasilitas dan perkembangan pembangunan ibu kota baru tersebut.
Para pemandu wisata akan mendampingi pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat kawasan IKN, sehingga pelayanan kunjungan menjadi lebih informatif dan terarah.
2. Ribuan pengunjung dijadwalkan kunjungi IKN

Selama periode libur Lebaran, sebanyak 25 pramuwisata tersebut akan melayani ribuan pengunjung per hari yang diperkirakan memadati puluhan destinasi di kawasan Nusantara. Destinasi tersebut meliputi kawasan peribadatan, area perkantoran dan hunian, hingga berbagai ruang publik.
Adapun sejumlah lokasi yang dapat dikunjungi antara lain Plaza Seremoni, kawasan PSSI, Embung MBH, Glamping IKN, Bendungan Sepaku Semoi, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Taman Kusuma Bangsa, serta Masjid Negara dan berbagai destinasi lainnya di sekitar IKN.
3. Kawasan istana menjadi alternatif kunjungan wisata

Troy menambahkan, kawasan Istana Negara juga dapat menjadi alternatif tujuan kunjungan dengan pengaturan kapasitas tertentu. Namun, pengunjung diwajibkan mematuhi aturan yang berlaku.
“Untuk memasuki kawasan Istana Negara, pengunjung tidak diperkenankan memakai sandal, celana pendek, kaos oblong, maupun pakaian tanpa lengan,” tegasnya.


















