Jubir Satgas penanganan COVID-19 PPU, dr Arnold Wayong (IDN Times/Ervan Masbanjar)
Adapun enam pasien sembuh tersebut, lanjutnya, diketahui dari informasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), dimana pada Jumat lalu ada satu pasien sembuh dengan kode PPU 78 perempuan (47) alamat Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, pasien tanpa gejala menjalani isolasi karantina mandiri di rumahnya. Lalu pada Sabtu (19/9/2020) sore, kembali satu pasien berkode PPU 91 perempuan (55) tinggal sesuai KTP Desa Sesulu, Kecamatan Waru dinyatakan sembuh.
Kemudian pada Minggu (20/9/2020) kemarin, lanjutnya, pihaknya kembali mendapat informasi satu pasien konfirmasi positif sembuh dengan kode PPU 93, perempuan (38) warga Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Waru.
Hari ini, ungkapnya, terdapat tiga lagi pasien yang kembali dinyatakan sembuh. Tiga pasien tersebut, yakni PPU 38 perempuan (58) warga Penajam, Kecamatan Penajam, PPU 63 laki-laki (44) tinggal di Desa Sesulu, Kecamatan Waru merupakan seorang guru salah satu SMPN di Waru dan terakhir PPU 51, laki-laki (34) Warga Desa Girimukti, kecamatan Penajam. Seluruh pasien ini tidak menunjukan gejala sehingga melakukan isolasi karantina mandiri.
"Untuk diketahui, PPU 91 merupakan pasien sembuh dari klaster keluarga, terpapar COVID-19 karena kontak erat dengan suaminya pasien kode PPU 74, seorang karyawan perusahaan tambang di wilayah Kutai Barat (Kubar) dan diisolasi di areal perusahaan tempat PPU 74 bekerja salama ini," tuturnya.