Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tips Menyulap Ketiakmu yang Berwarna Gelap Menjadi Lebih Cerah 

Kota Samarinda
Tips Menyulap Ketiakmu yang Berwarna Gelap Menjadi Lebih Cerah 
ilustrasi area ketiak cerah
  • Ketiak gelap umum terjadi akibat gesekan pakaian ketat, iritasi deodoran, kebiasaan mencukur, penumpukan sel kulit mati, obat tertentu, kondisi kesehatan, atau faktor genetik.
  • Perawatan disarankan berfokus pada pakaian longgar, produk lembut, alat cukur bersih dan tajam, serta eksfoliasi hati-hati agar iritasi dan penggelapan tidak makin parah.
  • Perubahan warna mendadak, memburuk, atau disertai gejala di area lain perlu dikonsultasikan ke dokter; jangan menghentikan obat resep atau memakai pemutih sembarangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Warna kulit ketiak yang lebih gelap dibandingkan bagian tubuh lainnya cukup umum dialami banyak orang. Kondisi ini bisa membuat sebagian perempuan merasa kurang percaya diri, terutama saat mengenakan pakaian tanpa lengan.

Namun, ketiak yang menggelap tidak selalu disebabkan oleh satu faktor. Gesekan, iritasi, kebiasaan mencukur, penggunaan produk tertentu hingga faktor genetik dapat berperan.

Lantas, apa saja penyebab ketiak menjadi lebih gelap dan bagaimana cara merawatnya?

  1. 1. Mengenakan pakaian yang ketat

    thereformation.com
    thereformation.com

    Pakaian yang terlalu ketat dapat meningkatkan gesekan antara kain dan kulit ketiak. Gesekan berulang berpotensi menyebabkan iritasi yang kemudian membuat warna kulit terlihat lebih gelap.

    Untuk mengurangi risiko tersebut, pilih pakaian yang lebih longgar dan menggunakan bahan yang nyaman serta memungkinkan kulit tetap mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

  2. 2. Salah memilih deodoran

    ilustrasi penggunaan deodoran
    ilustrasi penggunaan deodoran (unsplash.com/Ana azuria)

    Deodoran memang membantu mengontrol bau badan. Namun, pada sebagian orang, kandungan tertentu dalam produk perawatan ketiak dapat memicu iritasi atau reaksi pada kulit.

    Jika kulit terasa perih, gatal, kemerahan, atau semakin gelap setelah menggunakan produk tertentu, pertimbangkan untuk menghentikannya dan memilih produk yang lebih lembut serta sesuai dengan kondisi kulit.

  3. 3. Mencukur bulu ketiak

    ilustrasi mencukur ketiak (Freepik.com/user18526052)
    ilustrasi mencukur ketiak (Freepik.com/user18526052)

    Mencukur bulu ketiak terlalu sering atau dengan teknik yang kurang tepat dapat menyebabkan iritasi dan luka kecil pada permukaan kulit. Kondisi tersebut dapat membuat kulit terlihat lebih gelap, terutama jika terjadi berulang.

    Gunakan alat cukur yang bersih dan tajam serta hindari menekan pisau cukur terlalu kuat. Jika kulit mudah mengalami iritasi, metode penghilangan bulu lainnya bisa dipertimbangkan sesuai kondisi kulit.

  4. 4. Konsumsi obat-obatan tertentu

    Obat-obatan
    ilustrasi obat-obatan (unsplash.com/Roberto Sorin)

    Perubahan warna kulit juga dapat berkaitan dengan penggunaan obat tertentu maupun kondisi kesehatan tertentu. Karena itu, jika kulit ketiak tiba-tiba berubah warna setelah mengonsumsi obat atau mengalami perubahan pada tubuh lainnya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

    Jangan menghentikan obat yang diresepkan dokter secara tiba-tiba tanpa mendapatkan saran medis.

  5. 5. Sel kulit mati menumpuk

    ilustrasi sel tubuh, penyakit kanker
    ilustrasi sel tubuh, penyakit kanker (magnific.com/kjpargeter)

    Penumpukan sel kulit mati dapat membuat permukaan kulit terlihat kusam dan warna kulit tampak tidak merata. Namun, area ketiak termasuk bagian tubuh yang cukup sensitif sehingga eksfoliasi perlu dilakukan dengan hati-hati.

    Hindari menggosok kulit terlalu keras atau terlalu sering karena justru dapat menyebabkan iritasi dan memperburuk perubahan warna kulit.

  6. 6. Faktor genetik

    ilustrasi DNA, gen, genetik
    ilustrasi DNA, gen, genetik (unsplash.com/digitale.de)

    Pada sebagian orang, warna kulit di area tertentu memang secara alami lebih gelap dibandingkan bagian tubuh lainnya. Faktor genetik dan karakteristik pigmentasi kulit dapat memengaruhi kondisi tersebut.

    Artinya, ketiak yang lebih gelap tidak selalu menandakan kulit kurang terawat.

    Perawatan ketiak sebaiknya dimulai dari kebiasaan sederhana. Jaga kebersihan kulit, hindari gesekan berlebihan, gunakan produk yang tidak menyebabkan iritasi, dan jangan terlalu sering melakukan metode penghilangan bulu yang membuat kulit sensitif.

    Jika ingin menggunakan produk pencerah, pilih produk yang memang ditujukan untuk kulit sensitif dan gunakan sesuai petunjuk. Jangan sembarangan memakai bahan pemutih atau produk yang dapat mengiritasi kulit.

    Apabila perubahan warna semakin parah, muncul secara tiba-tiba, atau disertai perubahan pada kulit di bagian tubuh lainnya, pemeriksaan oleh dokter kulit dapat membantu mengetahui penyebabnya.

    Pada akhirnya, warna kulit ketiak yang lebih gelap merupakan kondisi yang cukup umum. Yang terpenting bukan sekadar membuat kulit terlihat lebih cerah, tetapi menjaga agar area tersebut tetap sehat dan terhindar dari iritasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More