Kaltim Bidik Investasi Sany Group, Hilirisasi Jadi Fokus Utama

- Pemprov Kaltim mendorong Sany Group memperluas investasi, terutama sektor yang mendukung hilirisasi industri, dalam audiensi bersama jajaran perusahaan di Kantor Gubernur Kaltim.
- Kaltim menawarkan kawasan smelter di Pendingin dan Balikpapan serta KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan di Kutai Timur sebagai lokasi pengembangan investasi.
- Sany Group menjajaki kemitraan strategis dengan Pemprov Kaltim, membahas rencana kolaborasi teknis, serta meminta dukungan dan masukan operasional untuk keberlanjutan usahanya.
Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) membuka peluang bagi investor untuk memperluas investasi sekaligus mengembangkan hilirisasi industri di wilayah tersebut. Salah satu investor yang didorong untuk meningkatkan investasinya adalah Sany Group.
Wakil Gubernur Kaltim H Seno Aji menyampaikan hal itu saat menerima audiensi President Commissioner PT Sany Indonesia Finance Saanjay Shamdasani bersama Manager of Government Relations Sany Group Al Faris Renwair di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (3/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Seno Aji didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Fahmi Prima Laksana.
1. Pengembangan bisnis di Kaltim
Seno Aji mengapresiasi komitmen Sany Group dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Ia berharap perusahaan yang memiliki jaringan global tersebut dapat memperluas investasinya di Kaltim, terutama pada sektor yang mendukung hilirisasi.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT Sany Group. Saya tertarik karena Sany Group sudah melakukan groundbreaking pembangunan pabrik di Batulicin. Tentu ini luar biasa. Kami berharap Sany Group juga dapat berinvestasi di sektor lainnya di Kaltim,” kata Seno Aji dalam akun IG Pemprov Kaltim.
Menurutnya, Kaltim memiliki sejumlah potensi dan kawasan strategis yang dapat dikembangkan untuk mendukung investasi dan mempercepat hilirisasi industri.
2. Kawasan yang bernilai ekonomi ke depan

Terminal Peti Kemas Kariangau (TPK) menjadi salah satu pelabuhan ekspor di Kaltim. (Dok. PT KKT) Beberapa kawasan yang ditawarkan antara lain kawasan smelter di Pendingin dan Balikpapan serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) di Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur.
“Kaltim saat ini mengundang investor untuk berinvestasi dan melakukan hilirisasi lebih jauh. Salah satunya adalah Sany Group,” tegasnya.
Seno Aji menambahkan, investasi di Kaltim diharapkan tidak sekadar mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran investasi juga ditargetkan mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, sekaligus memperkuat rantai industri di daerah.
3. Kemitraan antara perusahaan dan pemda Kaltim

Wagub Kaltim Seno Aji berikan sambutan di penandatanganan BAP Batas IKN dan BAP kerjasama pendidikan (IDN Times/Ervan) Sementara itu, President Commissioner PT Sany Indonesia Finance Saanjay Shamdasani mengatakan, audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi sekaligus menjajaki kemitraan strategis dengan Pemprov Kaltim.
Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan investasi di Kaltim.
Dalam audiensi itu, Sany Group memaparkan sejumlah rencana strategis yang dinilai sejalan dengan agenda pembangunan daerah. Kedua pihak juga membahas peluang kolaborasi teknis yang dapat dikembangkan ke depan.
Selain itu, Sany Group menyampaikan permohonan dukungan, masukan, dan saran operasional dari Pemprov Kaltim, termasuk terkait keberlanjutan kegiatan usaha perusahaan di wilayah Kaltim.



















