Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Viral di Samarinda! Bayi Usia 8 Hari Disiksa Ibu Kandungnya

Viral di Samarinda! Bayi Usia 8 Hari Disiksa Ibu Kandungnya
Ilustrasi Kekerasan Anak (npr.org/Hanna Barczyk)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Warganet Samarinda dibikin heboh dengan beredarnya video singkat penyiksaan terhadap seorang bayi pada Rabu (10/6) siang. Gambar gerak berdurasi 24 detik ini memperlihatkan tangan kiri seseorang mencekik leher sang bayi malang, yang tubuhnya tampak masih kemerahan. Sementara tangan kanan pelaku sibuk merekam.

Tak hanya itu, jemari pelaku juga terlihat meremas tubuh bayi. Gara-gara tindakan tersebut bayi malang ini menangis sejadi-jadinya. Polsek Samarinda Kota dan Yayasan Rumah Aman yang menerima laporan langsung gerak cepat.

“Kami langsung menyelidiki asal video tersebut. Sudah menyebar di media sosial jadi tak sulit dilacak,” kata Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Kota, Iptu Abdillah Dalimunthe saat dikonfirmasi pada Rabu petang.

1. Anak lahir dari hubungan tak resmi

Ilustrasi kekerasan pada anak (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Ilustrasi kekerasan pada anak (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Informasi dihimpun IDN Times, pelaku yang mencekik bayi malang tersebut merupakan seorang perempuan berusia 24 tahun. Dia adalah ibu kandung dari bayi tersebut.

Pelaku nekat bertindak demikian lantaran sang buah hati tak diakui oleh kekasihnya, Don Juan—bukan nama sebenarnya, sebagai anak. Sejoli ini belum menikah.

Di sisi lain, pelaku juga masih berstatus istri yang digantung oleh seorang lelaki lain. Namun keduanya telah lama pisah ranjang. Sebab tak dianggap istri ini lah yang membuat pelaku mencari peraduan asmara lain. Bayi tersebut, kata Dalimunthe, hasil hubungan di luar nikah pelaku dengan sang kekasih.

“Jadi statusnya bapaknya bayi ini bukan suaminya, tapi pacarnya saja,” tegasnya.

2. Motif penyiksaan tersebut dilakukan sang ibu yang kesal dengan kekasihnya

Kasus kekerasan anak di Bali (IDN Times/Sukma Shakti)
Kasus kekerasan anak di Bali (IDN Times/Sukma Shakti)

Tak perlu waktu lama, polisi mengetahui posisi Mawar dan bayinya di kawasan Pelita 4, Kecamatan Sambutan. Dia tinggal bersama kedua orangtuanya. Bayi malang tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit sementara ibunya diamankan petugas. Dari hasil penyelidikan sementara, motif penyiksaan tersebut dilakukan pelaku lantaran kesal dengan kekasihnya.

“Dia berusaha menunjukkan kekesalannya dengan sang pacar dengan menyiksa bayi tersebut,” imbuhnya.

3. Bayi yang disiksa masih dirawat di rumah sakit, sedangkan ibunya diamankan polisi

Ilustrasi kekerasan pada anak (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Ilustrasi kekerasan pada anak (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Video yang direkam pelaku rupanya viral di Samarinda. Wajar demikian sebab ia menyematkan gambar rekam tersebut ke status WhatsApp-nya. Harapan sang kekasih melihat pun berbuah petaka. Hingga saat ini sang bayi masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan pelaku masih diamankan di Mapolsek Samarinda Kota. Mengenai kondisi kejiawaan bakal dikonsultasikan dengan psikolog.

“Kata petugas medis tak ada luka, hanya saja bayi ini kurang gizi karena tak terurus. Kami masih menunggu, arah penyelidikan bergantung hasil resmi pemeriksaan,” pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Kalimantan Timur

See More

Sering Merasa Hidup Makin Rumit? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

13 Jun 2026, 03:00 WIBNews