Balikpapan, IDN Times - Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan, jika kasus pengusiran yang dilakukan oleh seorang guru terhadap muridnya di SDN 002 Samarinda, adalah kesalahpahaman semata.
Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi rumah murid tersebut, yakni Musdalifah (10). Ia mengatakan, bahwa guru bernama Risnawati itu tak bermaksud mengusir Musdalifah.
"Saya menimbang, kesannya seolah-olah Ibu Risna ini begitu tega mengusir seorang anak kurang mampu, ternyata tidak seperti yang dituduhkan," ujarnya.
Andi Harun sendiri mengaku, hampir tersulut emosi mendengar kabar ini. Namun dirinya tak ingin salah langkah. Kemarin, Selasa (7/6/2022) ia bersama pihak sekolah dan Dinas Pendidikan turun ke rumah Musdalifah untuk mendengar langsung penjelasan dari dua belah pihak.
