Penajam, IDN Times - Pembentukan organisasi Lembaga Adat Paser (LAP) di Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) diharapkan memberikan makna dan kontribusi terhadap pembangunan daerah. Terutama dalam mencetuskan program-program yang baru bagi kepentingan daerah.
Sebagai salah satu organisasi sosial kedaerahan berbasis kebudayaan, LAP diminta tidak terhenti dalam proses pembentukan, tetapi lebih jauh dari itu.
"Hendaknya pembentukan organisasi ini dapat memberikan makna dan kontribusi yang berarti terhadap akselerasi pembangunan daerah ini dengan program-programnya yang baru,” kata Plt Bupati PPU Hamdan saat pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) LAP PPU periode 2021-2026 di rumah adat Paser Kuta Rekan Tatau Penajam, Rabu (23/2/2022).
Hadir dalam acara ini, Sultan Paser Aji Muhammad Jarnawi, Sri Paduka Baginda Maharaja Kutai Mulawarman Maharaja Srinala Praditha Lansyahrechza, dan sejumlah tokoh masyarakat lain.
