Warga PPU Diminta Tanam Cabai untuk Menekan Inflasi

Penajam, IDN Times - Masyarakat dan aparat sipil negara (ASN) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diminta untuk menanam cabai di pekarangan rumah sebagai upaya meredam laju inflasi di daerah berjuluk Benuo Taka itu.
"Dinas Pertanian sudah diinstruksikan untuk membeli bibit cabai, kemudian dibagikan kepada masyarakat, termasuk ASN," ujar Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun dilaporkan Antara di Penajam, Jumat (8/12/2023).
1. Masyarakat dan ASN diminta tanam cabai di pekarangan

Masyarakat maupun ASN diminta untuk tanam cabai di pekarangan rumah masing-masing. Pengadaan bibit cabai dan kemudikan dibagikan kepada masyarakat dan ASN itu, lanjut dia, sebagai upaya mengantisipasi kelangkaan cabai yang dapat memicu lonjakan harga.
Penanaman cabai di pekarangan rumah tersebut lebih ditekankan kepada ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten PPU.
2. Komoditas cabai penyumbang inflasi tertinggi November 2023

Komoditas cabai merupakan penyumbang inflasi tertinggi pada November 2023, jelas dia, sehingga masyarakat dan ASN diminta untuk menanam cabai di pekarangan rumah agar inflasi dapat ditekan.
"Apabila masyarakat dan ASN tidak membeli cabai di pasar, harga cabai dapat stabil," ucapnya.
3. Menekan laju inflasi di PPU

Langkah tersebut sebagai salah satu upaya mengendalikan harga cabai di pasaran, kata dia lagi, dan dapat menekan laju inflasi di Kabupaten PPU.
Seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU diharapkan menjalankan permintaan kepala daerah itu untuk menanam cabai di pekarangan rumah. "ASN menjadi contoh bagi masyarakat untuk gerakan penanaman cabai di pekarangan rumah," jelasnya.



















