TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Oknum Polisi Pelaku Begal Motor di Banjarmasin Terancam Dipecat

Manfaatkan status sebagai personel kepolisian

Ilustrasi begal (IDN Times/Mardya Shakti)

Banjarmasin, IDN Times - Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana A. Martosumito menegaskan dua oknum polisi begal bakal menghadapi sidang Kode Etik Profesi Polri sebagai akibat ulahnya melakukan tindak pidana dan terancam sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

"Sidang Kode Etik Polri pasti kita berikan kepada mereka untuk mempertanggungjawabkan perbuatan secara institusi," tegasnya di Banjarmasin diberitakan Antara, Senin (15/8/2022). 

Baca Juga: Mengungkap Mitos Anak Kidal bagi Masyarakat Banjarmasin

1. Oknum polisi terancam pidana dan etik

Ilustrasi Begal (IDN Times/Mardya Shakti)

Sanksi terberat hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) pun mengancam oknum anggota yang telah mencoreng nama baik institusi Polri itu. Terkait proses hukum yang telah berjalan, Sabana memastikan pula diproses sesuai prosedur penyidikan di Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin.

"Jadi tidak ada perbedaan mau anggota ataupun masyarakat, semuanya sama di mata hukum. Kedua oknum sudah kita tahan sejak tanggal 11 Agustus 2022," ungkapnya.

2. Menjadi pembelajaran bagi personel lain

Ilustrasi Begal Sepeda Motor. (IDN Times/Aditya Pratama)

Sabana meminta peristiwa ini menjadi pelajaran terhadap personel lainnya agar tidak melakukan perbuatan yang tercela dan melanggar hukum.

"Jadilah Polri Presisi seperti yang dicontohkan Kapolri dan Kapolda Kalsel. Saya ingatkan jangan sakiti masyarakat, berikan pelayanan ikhlas sebagai abdi negara," ucapnya menekankan.

Baca Juga: Polisi Tangkap Napi yang Kabur dari Lapas Banjarmasin

Berita Terkini Lainnya