- 1 ekor ayam kampung, potong sesuai selera
- 500 ml santan kental
- 3 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- 2 ruas lengkuas, memarkan
- 2 sendok makan minyak goreng
- Garam secukupnya
- Gula merah secukupnya
Resep Ayam Cincane, Sajian Tradisional Samarinda yang Menggugah Selera

Ayam cincane merupakan salah satu kuliner khas Samarinda, Kalimantan Timur. Hidangan tradisional ini dikenal dengan cita rasa gurih dan kaya rempah, yang berpadu sempurna dengan santan kental. Tak heran, ayam cincane kerap hadir dalam berbagai acara istimewa, mulai dari pernikahan, syukuran, hingga perayaan adat masyarakat setempat.
Keistimewaan ayam cincane terletak pada proses pengolahannya yang membutuhkan ketelatenan. Setiap bumbu harus diracik dengan tepat agar menghasilkan rasa yang seimbang dan mendalam. Lebih dari sekadar sajian lezat, ayam cincane juga memiliki nilai budaya karena menjadi bagian penting dalam tradisi kuliner Samarinda.
1. Bahan-bahan yang dibutuhkan

Bahan-bahan
Bahan utama:
Bumbu halus:
- 10 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 5 buah cabai merah besar, buang biji
- 5 buah cabai merah keriting
- 3 butir kemiri, sangrai
- 2 ruas kunyit
- 1 ruas jahe
2. Cara membuat ayam cincane

Cara Memasak
1. Persiapan ayam
Cuci bersih ayam, lalu lumuri dengan garam dan perasan jeruk nipis. Diamkan selama 15 menit, kemudian bilas hingga bersih.
2. Menumis bumbu
Haluskan seluruh bumbu menggunakan blender atau ulekan. Panaskan minyak, lalu tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan daun jeruk, daun salam, serai, dan lengkuas, kemudian aduk hingga rata.
3. Memasak ayam
Masukkan potongan ayam dan aduk hingga berubah warna. Tuangkan santan kental sambil diaduk perlahan agar santan tidak pecah. Masak dengan api kecil selama 45 menit hingga satu jam sampai ayam empuk dan bumbu meresap. Tambahkan garam dan gula merah secukupnya, lalu masak hingga kuah mengental.
4. Penyajian
Angkat dan sajikan ayam cincane bersama nasi hangat.
3. Tips memasak ayam cincane

Tips Agar Ayam Cincane Lebih Nikmat
Pemilihan bahan menjadi kunci utama cita rasa ayam cincane. Gunakan ayam kampung karena tekstur dagingnya lebih kenyal dan rasanya lebih gurih dibandingkan ayam broiler.
Untuk hasil yang lebih maksimal, ayam yang telah dibumbui dapat dimarinasi semalaman di dalam lemari es. Cara ini membuat bumbu meresap lebih dalam sehingga rasa yang dihasilkan semakin kaya.
Penggunaan santan kental sangat dianjurkan untuk menciptakan rasa gurih dan tekstur kuah yang pas. Pastikan santan diaduk secara perlahan dan terus-menerus agar tidak pecah selama proses memasak.
Sebagai pelengkap, ayam cincane biasanya disajikan bersama sambal khas Samarinda yang pedas dan segar. Perpaduan ini akan semakin menggugah selera, terutama jika disantap bersama nasi hangat.
Meski membutuhkan waktu dan kesabaran, kelezatan ayam cincane dijamin sebanding dengan proses memasaknya. Hidangan khas Samarinda ini layak dicoba sebagai sajian istimewa di rumah.


















