Pontianak, IDN Times - Menanggapi video viral dugaan pelanggaran kampanye yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kalimantan Barat (Kalbar), Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar, Harisson membentuk tim khusus.
Diberitakan sebelumnya tentang adanya dugaan pelanggaran kampanye yang terjadi di salah satu sekolah di Kabupaten Kubu Raya. Video tersebut tersebar di media sosial dan memperlihatkan Ketua PMI Kalbar yang juga istri calon Gubernur nomor urut 1, serta Kadisdikbud Kalbar.
Harisson menegaskan bahwa pihaknya telah membentuk tim pemeriksaan atas dugaan pelanggaran ketidaknetralan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar dalam Pilkada tahun 2024.
