Ahli Hongkong-Amerika Tiba, Operasi Pengangkatan KM Virgo 8 Dimulai

- Tim ahli salvage dari Hongkong dan Amerika Serikat tiba di Banjarmasin untuk memulai pengangkatan serta pembalikan KM Virgo Transport 8 yang tengkurap di kedalaman sekitar 29 meter.
- Basarnas menyiapkan pengangkatan kapal menggunakan balon udara khusus, setelah pemantauan udara mendapati bangkai bergeser 453 meter ke tenggara dan lunasnya tak lagi terlihat dari permukaan.
- Penyelam mengevakuasi tiga korban dari bangkai kapal, sehingga total menjadi 117 orang: 108 selamat dan sembilan meninggal; pencarian tetap diprioritaskan dari manifes 243 penumpang dan kru.
Banjarmasin, IDN TImes - Tim ahli operasi salvage dari Hongkong dan Amerika Serikat tiba di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk membantu proses pengangkatan bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan, kehadiran tim ahli tersebut diperlukan untuk membantu merancang proses pengangkatan sekaligus membalikkan posisi kapal yang kini tengkurap di kedalaman sekitar 29 meter.
"Mereka (tim ahli) sudah tiba di Banjarmasin untuk operasi salvage ini," kata Yudhi dalam jumpa pers, Jumat (18/9/2026) malam.
1. Hari ini mulai digelar operasi salvage

Tim SAR mengevakuasi tiga korban meninggal dunia KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Jumat (18/9/2026) malam. Foto SAR Menurut Yudhi, bangkai KM Virgo Transport 8 nantinya akan diangkat menggunakan balon udara khusus. Basarnas kini mulai menyiapkan operasi salvage bersama tim ahli tersebut.
Sejumlah personel pendukung, termasuk penyelam SAR dan Kopaska TNI AL, telah berada di lokasi. Peralatan pendukung milik pemilik kapal juga telah digeser ke lokasi untuk menunjang proses pengangkatan dan pembalikan badan kapal.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan tim ahli ini dalam melaksanakan operasi salvage. Tim SAR harus mengetahui rencana tim ahli ini dalam melaksanakan operasi salvage," tegasnya.
Sebelum operasi dimulai, Basarnas bersama pemilik kapal dan tim ahli meninjau kondisi terbaru bangkai KM Virgo Transport 8 dari udara menggunakan helikopter HR-3601 Basarnas.
Hasil pemantauan menunjukkan posisi bangkai kapal telah bergeser sekitar 453 meter ke arah tenggara dari titik awal tenggelam. Kapal kini berada di kedalaman sekitar 29 meter. Bagian lunas kapal yang sebelumnya masih terlihat dari permukaan kini sudah tidak tampak. Meski demikian, badan kapal masih terlihat jelas dari udara karena kondisi perairan di sekitar lokasi cukup jernih.
2. Evakuasi tiga korban KM Virgo Transport 8

Petugas Basarnas di KN SAR Laksmana 241 melakukan pengamatan saat operasi SAR korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Kamis (17/9/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/kye Di tengah persiapan operasi salvage, tim penyelam juga masih melakukan pencarian dan evakuasi korban. Pada Jumat (18/9/2026), tiga korban berhasil dievakuasi dari dalam bangkai kapal.
Dengan penemuan tersebut, total korban yang telah dievakuasi mencapai 117 orang. Rinciannya, 108 orang ditemukan selamat dan sembilan orang meninggal dunia.
Ketiga korban kemudian dibawa ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, untuk menjalani proses identifikasi.
"Tim penyelam kami berhasil mengevakuasi tiga korban kapal KM Virgo untuk selanjutnya dibawa ke Pelabuhan Trisakti," ujar Yudhi.
Pencarian melibatkan dua tim penyelam Basarnas yang diperkuat personel Kopaska TNI AL dari KRI I Gusti Ngurah Rai. Sebanyak 20 penyelam dikerahkan secara bergantian untuk menyisir bagian dalam bangkai kapal.
Korban pertama, seorang laki-laki, ditemukan sekitar pukul 12.20 Wita. Sekitar 50 menit kemudian, penyelam kembali menemukan dua korban lainnya, masing-masing laki-laki dan perempuan, di sekitar lokasi yang sama
3. Proses pencarian korban masih berlanjut

Operasi penyelamatan penumpang KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Rabu (16/9/2026). Foto istimewa Yudhi menegaskan pencarian korban masih menjadi prioritas utama operasi SAR KM Virgo Transport 8. Berdasarkan data manifes, kapal tersebut mengangkut 243 penumpang dan kru.
Selain penumpang, KM Virgo Transport 8 juga membawa 89 unit kendaraan roda dua dan roda empat milik penumpang.
KM Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (12/9/2026). Kapal kemudian dilaporkan menghadapi cuaca buruk pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 Wita sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam di perairan Laut Jawa.


















