Angka Positif COVID-19 di Kaltim Bertambah Lagi, Warga Diminta Waspada

Samarinda, IDN Times - Pandemik virus corona atau COVID-19 di Kaltim kembali alami penambahan. Kini jumlahnya menjadi total 316 kasus. Sehari sebelumnya Benua Etam juga alami lonjakan orang terkonfirmasi COVID-19.
“Ada penambahan 6 kasus baru,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak dalam konferensi pers via Zoom pada, Kamis (4/6) petang.
1. Giliran Balikpapan yang alami lonjakan kasus COVID-19

Dia menerangkan, penambahan enam kasus itu berasal dari Balikpapan dan Kutai Barat. Bila sebelumnya Samarinda yang alami lonjakan pasien positif COVID-19, kini giliran Balikpapan. Ada 5 kasus positif dari daerah pesisir tersebut Kutai Barat hanya 1 kasus.
“Sebagian besar kasus sebelumnya merupakan kategori OTG (orang tanpa gejala),” imbuhnya.
2. Angka pasien sembuh makin bertambah, kini jumlahnya 184 orang

Walaupun kasus positif COVID-19 bertambah, kata dia, angka pasien sembuh juga ikut naik. Jumlahnya ada 7 orang dan berasal dari tiga daerah, yakni Berau dengan 2 pasien, Kutai Kartanegara juga senada, ada 2 orang yang sembuh dari corona dan terakhir Bontang dengan 3 pasien tahir dari COVID-19. Dengan demikian ada 184 pasien sembuh di Kaltim.
“Semua pasien dinyatakan sembuh setelah mendapatkan dua kali negatif tes swab. Tak hanya itu hasil pemeriksaan klinis pasien juga baik, tak ada gejala,” terangnya.
3. Warga diminta waspada, taat terapkan protokol kesehatan saat berada di luar rumah

Dia menambahkan, sejauh ini untuk kasus orang dalam pantauan (ODP) COVID-19 juga bertambah 95 orang, sehingga totalnya menjadi 10.574 kasus. Dari jumlah tersebut sebanyak 10.214 orang sudah selesai jalani pemantauan sehingga tersisa 360 ODP yang jalani pengamatan. Sementara kasus pasien dalam pengawasan (PDP) juga demikian, alami kenaikan tapi hanya dua kasus sehingga totalnya menjadi 787 orang.
“Kami harap warga tetap waspada. Ingat selalu protokol kesehatan, jaga jarak saat berada di kerumunan atau keramaian, pakai masker saat berada di luar rumah dan selalu jalani pola hidup bersih sehat (PHBS),” pungkasnya.



















