Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bikin Geger! Ibu dan Balita Ditemukan Tewas Terikat, Uang dan Emas Hilang

Kota Pontianak
Bikin Geger! Ibu dan Balita Ditemukan Tewas Terikat, Uang dan Emas Hilang
Dua jenazah dibawa ke rumah sakit. (IDN Times/istimewa).
Intinya Sih
  • Asniwati (39) dan putrinya Dina (3) ditemukan meninggal dalam kondisi terikat di hutan Dusun Mamo, Landak, setelah suami korban melaporkan keduanya hilang.
  • Warga menemukan Dina lebih dulu, lalu Asniwati sekitar 20 meter dari lokasi anaknya; keduanya berjarak sekitar 50 meter dari pondok tempat mereka bekerja.
  • Polisi menduga perampokan karena uang sekitar Rp135 juta dan emas 30 gram milik korban hilang; jenazah diperiksa di RSUD Landak, sementara pelaku masih diselidiki.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Landak, IDN Times - Pencarian seorang ibu dan anak balitanya di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar) berakhir tragis. Asniwati (39 tahung dan putrinya, Dina (3 tahun) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terikat di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, pada Sabtu (8/8/2026).

Keduanya diduga menjadi korban perampokan yang berujung pada pembunuhan. Dugaan tersebut menguat setelah polisi menemukan uang sekitar Rp135 juta dan emas seberat 30 gram yang sebelumnya dibawa korban sudah tidak ditemukan di lokasi.

Kasat Reskrim Polres Landak AKP Kuswiyanto mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah suami Asniwati melaporkan istri dan anaknya hilang.

1. Kronologi penemuan korban

6de48fd9-9053-413b-b733-5e3ddb5f48e1.jpeg
Ibu dan anak di Landak diduga jadi korban perampokan. (IDN Times/istimewa).

Saat itu, keduanya tidak ditemukan di pondok tempat mereka bekerja. Sang suami kemudian mengajak warga Desa Angkanyar dan Desa Kedama untuk melakukan pencarian secara berkelompok mulai sekitar pukul 18.30 WIB.

Pencarian akhirnya menemukan titik terang. Warga lebih dulu menemukan Dina dalam kondisi terikat. Sekitar 20 meter dari lokasi tersebut, mereka kemudian menemukan Asniwati dengan kondisi yang sama.

“Setelah dilakukan pencarian, korban pertama yang ditemukan adalah anaknya terlebih dahulu dalam keadaan terikat. Kemudian berjarak kurang lebih 20 meter dari lokasi anak, ditemukan sang ibu dengan kondisi yang sama, terikat dengan karet,” ujar Kuswiyanto, Sabtu (8/8/2026).

2. Diduga kedua korban dirampok

c4001391-119d-4d7e-b9ae-a335e198485f.jpeg
Warga heboh dengan tewasnya ibu dan anak diduga habis dirampok. (IDN Times/istimewa).

Kedua korban ditemukan di kawasan hutan yang berjarak sekitar 50 meter dari pondok milik mereka.

Dari hasil visum luar sementara, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban serta bekas jeratan karet atau beladar yang digunakan untuk mengikat keduanya.

Polisi kemudian mendalami kemungkinan adanya aksi perampokan. Pasalnya, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui membawa uang dalam jumlah besar dan emas.

“Untuk pendalaman sementara, yang bersangkutan pada saat itu membawa uang sejumlah kurang lebih Rp135 juta dan emas sekitar 30 gram. Namun, pada saat mayat ditemukan, uang beserta emas tersebut sudah tidak ada di tempat,” ungkap Kuswiyanto.

3. Polisi lakukan penyelidikan

ddd3ff36-c29e-4d99-848d-3ee97bbf5d3e.jpeg
Ibu dan anak ditemukan tewas terikat di hutan Landak. (IDN Times/istimewa).

Jenazah ibu dan anak tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Landak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Satreskrim Polres Landak masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku di balik kematian ibu dan anak tersebut.

Polisi juga masih mendalami kronologi kejadian, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang mengetahui keberadaan uang dan emas milik korban.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More