Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arus Deras Sungai Renggut Nyawa Nelayan di Muara Badak
Ilustrasi Basarnas Balikpapan di Perairan Muara Pengah, Kukar (dok. Istimewa)

Kukar, IDN Times - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan akhirnya menemukan nelayan yang dilaporkan hilang akibat terseret arus di Sungai Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian.

Korban diketahui bernama M Rizal (33), warga Kecamatan Muara Badak. Ia sebelumnya dilaporkan hilang saat menjaring udang di perairan Muara Badak Ulu pada Kamis pagi (30/4/2026).

1. SAR Balikpapan menindaklanjuti laporan bencana

ilustrasi tenggelam di laut (unsplash.com/Stormseeker)

Komandan Search and Rescue Unit (SRU) Kukar dari Basarnas Balikpapan, Nur Ngalim, menjelaskan laporan kejadian diterima pihaknya pada pukul 11.10 Wita dari keluarga korban.

“Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa bermula sekitar pukul 05.00 Wita saat korban bersama rekannya pergi menjaring udang di area tambak miliknya,” ujar Ngalim di Muara Badak, Jumat.

Saat beraktivitas di perairan, korban diduga tidak mampu mengendalikan diri akibat derasnya arus sungai hingga akhirnya terseret.

Mendapat laporan tersebut, Tim SAR gabungan langsung melakukan operasi pencarian sejak hari pertama. Pada hari kedua, Jumat (1/5/2026), pencarian diawali dengan briefing pukul 07.00 Wita untuk menentukan strategi penyisiran.

2. Proses pencarian korban tenggelam

Ilustrasi pencarian terhadap Muhammad Ziyad di perairan Muara Jawa, Kukar (dok. Istimewa)

Tim kemudian menyisir area seluas sekitar 2 nautical mile persegi (NM²) dengan fokus pencarian mengarah ke hilir mengikuti arus sungai.

“Pagi tadi korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak sekitar 200 meter dari lokasi awal kejadian ke arah hilir,” kata Ngalim.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi SAR pun diusulkan ditutup setelah seluruh rangkaian pencarian selesai.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Basarnas Balikpapan, TNI AL Marangkayu, BPBD Kutai Kartanegara, Disdamkar Muara Badak, relawan dari Kukar dan Samarinda, keluarga korban, serta nelayan setempat.

3. Kendala selama proses pencarian

Ilustrasi tim sar saat melakukan pencarian di Sungai Muara Jawa, Kukar (dok. Istimewa)

Selama proses pencarian, tim menghadapi sejumlah kendala, seperti gelombang besar dari muara serta potensi bahaya dari hewan liar seperti buaya dan ular. Meski demikian, operasi berjalan lancar hingga korban berhasil ditemukan.

Berbagai peralatan dikerahkan dalam operasi ini, termasuk rescue car, rubber boat Basarnas, perahu BPBD, speed boat TNI AL, serta perahu milik warga. Tim juga menggunakan perlengkapan SAR air, peralatan selam, alat komunikasi, dan perlengkapan medis untuk mendukung kelancaran pencarian.

Editorial Team