Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ayunkan Parang ke Arah Warga, Pria ODGJ Akhirnya Dilumpuhkan Polisi

Ayunkan Parang ke Arah Warga, Pria ODGJ Akhirnya Dilumpuhkan Polisi
Polisi amankan ODGJ mengamuk di Sambas. (IDN Times/istimewa).
Share Article

Sambas, IDN Times - Seorang pria diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Makrampai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas mengamuk sambil membawa senjata tajam, pada Kamis (18/6/2026) pagi.

Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kapolsek Tebas, IPTU Eko Zaenudin mengatakan, pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 07.20 WIB terkait seorang pria yang mengayunkan parang ke arah warga sehingga menimbulkan keresahan.

“Masyarakat datang ke Polsek Tebas melaporkan adanya seorang pria yang membawa parang dan mengayunkannya ke arah warga. Kami langsung bergerak ke lokasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Eko, Jumat (19/6/2026).

1. Pria diduga ODGJ ayunkan parang ke warga

IMG_3450.jpeg
Polisi amankan pria diduga ODGJ. (IDN Times/istimewa).

Mendapat laporan tersebut, personel piket bersama Kepala SPK, Kepala Jaga, Piket Bawas dan Piket Intelkam segera menuju lokasi menggunakan kendaraan patroli.

Setibanya di Desa Makrampai, petugas menemukan pria tersebut berada di Pos Kamling sambil memegang sebilah parang.

Sejumlah warga tampak berada di sekitar lokasi dan khawatir terhadap tindakan yang dilakukan pria tersebut.

2. Sempat terjadi perebutan parang

IMG_3449.jpeg
Pria diduga ODGJ yang mengamuk berhasil diamankan. (IDN Times/istimewa).

Petugas kemudian berupaya melakukan pendekatan persuasif dengan meminta yang bersangkutan menyerahkan senjata tajam yang dibawanya. Namun, imbauan itu tidak diindahkan.

“Pendekatan persuasif kami lakukan terlebih dahulu. Karena tidak direspons, petugas terpaksa melakukan tindakan pengamanan demi keselamatan warga,” ujarnya.

Dalam proses pengamanan, sempat terjadi perebutan parang antara petugas dan pria tersebut. Berkat kesigapan personel, senjata tajam berhasil diamankan sehingga tidak lagi membahayakan masyarakat.

3. Pria tersebut berhasil diborgol

( Ilustrasi ODGJ) IDN Times/Istimewa
( Ilustrasi ODGJ) IDN Times/Istimewa

Pria itu juga sempat melakukan perlawanan saat hendak diborgol menggunakan borgol plastik. Namun, dengan bantuan warga, petugas akhirnya berhasil mengendalikan situasi tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

“Berkat kesigapan personel dan dukungan masyarakat, situasi dapat dikendalikan dengan aman dan tidak ada korban,” ungkap Eko.

Selanjutnya, pria tersebut dibawa ke Mapolsek Tebas sekitar pukul 07.50 WIB untuk diamankan sementara sambil menunggu penanganan lebih lanjut.

Kapolsek menegaskan bahwa penanganan terhadap warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan dilakukan secara humanis dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat, petugas, dan yang bersangkutan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian serupa agar dapat ditangani secara cepat dan aman.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Tak Selalu Buru, 6 Hikmah Bisa Dipetik dari Pengalaman Broken Home

27 Jun 2026, 15:10 WIBNews