Bank Neo Commerce Tawarkan Kemudahan Transaksi Digital di Kalimantan

Balikpapan, IDN Times - Perkembangan bank digital semakin pesat dan mulai menjadi pilihan utama masyarakat dalam menyimpan dana serta melakukan transaksi. Bank digital menawarkan kemudahan melalui berbagai layanan yang bisa diakses hanya melalui aplikasi, membuatnya populer di kalangan generasi milenial dan Gen-Z. Salah satu bank digital yang mencuri perhatian adalah Bank Neo Commerce (BNC), yang telah beroperasi sejak 2021, di tengah tren penggunaan layanan digital yang meningkat akibat pandemik COVID-19.
"Alhamdulillah, kami merupakan salah satu pionir dalam bank berbasis digital. Saat ini, kami telah memiliki lebih dari 27 juta pengguna di seluruh Indonesia," ujar Puji Agung Budiman, Head of Public Relations & Communication PT Bank Neo Commerce Tbk, pada Sabtu (5/10/2024).
1. Kemudahan transaksi non-tunai untuk nasabah

Nasabah kini lebih memilih kenyamanan bertransaksi secara digital dibandingkan harus datang langsung ke kantor cabang atau melakukan penarikan uang di ATM. Transaksi non-tunai dianggap lebih aman, fleksibel, dan bisa dilakukan kapan saja serta di mana saja.
"Penarikan tunai tetap dapat dilakukan melalui ATM dengan batas harian mencapai Rp300 juta. Kami bekerja sama dengan jaringan ATM Bersama dan logo Prima. Selain itu, nasabah juga bisa menarik uang di gerai Indomaret," tambah Agung.
2. Dukungan literasi keuangan lewat program Neo Keliling

Sebagai bagian dari upaya mendukung pemerintah meningkatkan indeks inklusi dan literasi keuangan, BNC menggelar kegiatan bertajuk "Neo Keliling" di Rumah Makan Pandang Laut, Balikpapan, pada Rabu (2/10/2024). Acara ini mengundang berbagai komunitas pengusaha di Kota Balikpapan. Kegiatan serupa juga direncanakan berlangsung di Banjarmasin.
Adhani Siregar, Head of Digital Marketing PT Bank Neo Commerce Tbk, menyampaikan bahwa transformasi digital dalam dunia perbankan semakin nyata. Pihaknya terus gencar mempromosikan produk-produk BNC melalui platform media sosial dan berinteraksi langsung dengan pelaku usaha serta pegiat media sosial.
"Kami menggunakan berbagai pendekatan strategis untuk memperkenalkan produk kami kepada masyarakat. Ini adalah cara yang lebih efisien dan efektif karena kami fokus pada poin-poin yang benar-benar memberikan hasil," jelasnya.
3. Dukungan BNC bagi UMKM dan masyarakat Kalimantan

BNC juga menawarkan berbagai layanan keuangan yang dapat digunakan oleh nasabah perorangan, korporasi, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran BNC di Kalimantan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan transaksi perbankan masyarakat setempat.
"Kami berharap, dengan kehadiran di Kalimantan, kami bisa membantu memenuhi kebutuhan transaksi perbankan di wilayah ini," lanjut Agung.
Selain itu, dalam acara Neo Keliling, BNC juga mengadakan sesi literasi keuangan bertajuk "Financial Freedom untuk Generasi Milenial dan Gen-Z: Cara Mudah Mengelola Keuangan dengan Bank Berbasis Digital".
4. Keamanan dan kredibilitas BNC terjamin
Dalam hal keamanan, Adhani Siregar menegaskan bahwa BNC sudah memiliki izin resmi dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kehadiran BNC di Balikpapan merupakan bagian dari upaya mereka untuk mendukung kegiatan yang digagas oleh OJK.
"Kami adalah bank berizin dan diawasi oleh OJK, serta sudah terdaftar di bursa saham. Laporan keuangan kami juga dapat diakses langsung melalui situs resmi BNC," ujar Adhani.
Saat ini, BNC memiliki kantor cabang perwakilan di tujuh kota, termasuk di Makassar dan beberapa kota di Pulau Sumatra.



















