Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kapal Pengangkut BBM Sandar di Pontianak, Distribusi ke SPBU Dipercepat

Kota Pontianak
Kapal Pengangkut BBM Sandar di Pontianak, Distribusi ke SPBU Dipercepat
Kapal pengangkut BBM sandar di Pontianak. (IDN Times/istimewa).
Intinya Sih
  • Kapal pengangkut BBM telah sandar di Integrated Terminal Pontianak, memperkuat stok untuk distribusi ke Pontianak, Kubu Raya, Ketapang, Kayong Utara, Landak, dan wilayah Kalbar lainnya.
  • Pertamina mempercepat pengiriman ke SPBU sejak pukul 00.00 WIB, menerapkan penambahan stok sebelum batas minimum, serta telah menyalurkan tambahan 176 kiloliter sejak Senin.
  • Sejumlah SPBU Pontianak memperpanjang operasional hingga tengah malam untuk mengurai antrean; Pertamina berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengimbau pembelian BBM sesuai kebutuhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pontianak, IDN Times - Kapal-kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang memasok kebutuhan di Kalimantan Barat (Kalbar) kini telah tiba dan sandar di kawasan penerimaan Integrated Terminal (IT) Pontianak.

Kedatangan pasokan tersebut menjadi langkah penting untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di berbagai wilayah yang sebelumnya mengalami antrean di sejumlah SPBU.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan proses penerimaan dan pembongkaran muatan dari kapal terus berlangsung guna memperkuat stok BBM di terminal.

1. Kapal pengangkut BBM telah sandar

5e7d43a3-f556-4fac-83fc-531fd8c5b49e.jpeg
Pertamina percepat pendistribusian BBM untuk urai antrean. (IDN Times/istimewa).

Selanjutnya, pasokan akan segera disalurkan ke SPBU di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, Kayong Utara, Landak, dan daerah lainnya di Kalimantan Barat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan proses penerimaan pasokan dari kapal sekaligus mempercepat distribusi ke SPBU agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

“Kapal-kapal pengangkut BBM telah tiba dan proses penerimaan pasokan terus berlangsung. Pertamina terus mengoptimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan untuk memperkuat ketersediaan stok serta mempercepat normalisasi distribusi di wilayah Kalimantan Barat,” ujar Edi, Rabu (29/7/2026).

2. Percepat pengiriman ke SPBU

935800de-e8ff-4a77-9fbc-12bb9024c48d.jpeg
Proses pendistribusian BBM di Pontianak dipercepat. (IDN Times/istimewa).

Seiring bertambahnya stok di terminal, Pertamina juga mempercepat pengiriman BBM ke SPBU. Distribusi untuk wilayah Pontianak dan sekitarnya kini dilakukan lebih awal, mulai pukul 00.00 WIB, agar pasokan tersedia lebih cepat di SPBU.

Hingga Rabu pagi, pengiriman BBM ke sejumlah SPBU telah berlangsung dan akan terus ditambah secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Pertamina juga menerapkan strategi build up stock, yakni menambah stok di SPBU sebelum persediaan mencapai batas minimum guna mencegah kekosongan.

Sejak Senin, Pertamina telah menyalurkan tambahan pasokan BBM sebanyak 176 kiloliter secara bertahap. Penambahan distribusi diprioritaskan ke SPBU yang mengalami lonjakan permintaan dan antrean kendaraan.

3. SPBU di Pontianak perpanjang jam operasional

71d80947-86ff-41ca-a996-e459c0b619df.jpeg
Pendistribusian BBM di wilayah Kalbar. (IDN Times/istimewa).

Selain itu, sejumlah SPBU di Pontianak juga memperpanjang jam operasional hingga tengah malam untuk meningkatkan kapasitas pelayanan dan membantu mengurai antrean masyarakat.

Pertamina menyatakan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan lainnya guna memastikan distribusi BBM berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Edi juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan kapasitas kendaraan sehingga ketersediaan pasokan dapat terjaga dan pelayanan di SPBU berjalan lebih tertib.

“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan kapasitas kendaraan. Dengan membeli secukupnya, masyarakat turut membantu menjaga ketersediaan BBM sehingga pelayanan dapat berjalan lebih optimal,” tukasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More