Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bendungan Riam Kiwa Segera Dibangun, Solusi Banjir Tahunan di Banjar

Ilustrasi Bendungan Air (unsplash.com/@jasonmphoto)
Ilustrasi Bendungan Air (unsplash.com/@jasonmphoto)

Banjar, IDN Times - Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, Dedy Supriyadi, menyatakan kesiapan pembangunan Bendungan Riam Kiwa di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). Proyek strategis ini ditargetkan mulai dibangun pada 2026 dengan dukungan anggaran sebesar Rp6 triliun.

Hal tersebut disampaikan Dedy saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kalsel bersama jajaran pemerintah provinsi dan pihak terkait penanggulangan banjir, di Banjarmasin, Kamis (22/1/2026).

“Anggaran pembangunan Bendungan Riam Kiwa sudah tersedia sebesar Rp6 triliun. Kami berharap pembangunan bisa dimulai pada 2026,” ujar Dedy dalam RDP yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, didampingi Wakil Ketua H Kartoyo diberitakan Antara.

1. Pembebasan lahan belum tuntas

Banjir.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) turun langsung ke lokasi bencana banjir di Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan/Don Kemensos

Meski demikian, Dedy mengungkapkan masih terdapat kendala berupa pembebasan lahan yang belum tuntas. Ia berharap dukungan pemerintah daerah agar proses pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan.

Menurut Dedy, Bendungan Riam Kiwa dirancang sebagai bendungan multifungsi. Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, bendungan ini juga akan dimanfaatkan sebagai sumber air baku, irigasi pertanian, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), serta kawasan wisata, seperti Waduk Riam Kanan yang berada di wilayah yang sama.

2. Langkah konkret akan dilakukan dalam penyelesaian masalah lahan

Banjir.
Banjir yang menggenang rumah warga di Banjar Tengading, Desa Antiga saat sudah surut. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kalsel Supian HK meminta Pemerintah Provinsi Kalsel dan Pemerintah Kabupaten Banjar segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan lahan, sehingga pembangunan bendungan yang berhulu di Pegunungan Meratus tersebut dapat segera direalisasikan.

3. Dukungan ditegaskan Anggota DPRD Kalsel

Sejumlah pengendara motor menerabas Banjir di Banjarmasin
Sejumlah pengendara motor menerabas Banjir di Banjarmasin

Sementara itu, anggota DPRD Kalsel dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sarwani, menyatakan komitmennya untuk mengawal dan membantu proses pembebasan lahan Bendungan Riam Kiwa.

“Pembangunan Bendungan Riam Kiwa berada di daerah pemilihan saya, tentu akan kami kawal agar bisa segera terwujud,” ujar Sarwani.

Para wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel II berharap kehadiran Bendungan Riam Kiwa mampu mengurangi risiko banjir yang kerap melanda Kabupaten Banjar setiap musim hujan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Sekadau Diguncang Gempa 4,8 Magnitudo, Warga Rasakan Getaran Kuat

23 Jan 2026, 17:49 WIBNews