Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bertambah Lagi, Total Kasus COVID-19 di Kaltim Kini Menjadi 373 Orang
Ilustrasi pengambilan sampel swab tenggorokan. IDN Times/Debbie Sutrisno

Samarinda, IDN Times - Perlahan-lahan fase relaksasi memberi reaksi. Angka pasien terkonfirmasi virus corona atau COVID-19 Kaltim bertambah. Itu artinya penularan pandemik ini melonjak lagi.

“Selama fase relaksasi berbagai kasus terdeteksi dari pergerakan manusia. Mayoritas para pekerja yang kembali ke Kaltim dari daerah luar daerah,” ucap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak, dalam keterangan persnya via Zoom pada Jumat (12/6) petang.

1. Total ada 373 kasus COVID-19 kumulatif di Kaltim

Pelaksana tugas Diskes Kaltim, Andi Muhammad Ishak dalam keterangan persnya (IDN Times/Yuda Almerio)

Meskipun demikian penambahan kasus dari transmisi lokal juga tak sedikit. Pelaksana tugas kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim ini pun tak menampik hal tersebut. Dan kini jumlahnya mencapai 373 kasus. Angka tersebut masih bisa bertambah sebab ada 470 sampel menanti proses. Adapun dari delapan kasus terkonfirmasi positif pada Jumat ini, seluruhnya merupakan kategori orang tanpa gejala (OTG).

“Satu pasien berasal dari Kutai Barat (Kubar). Pria 38 tahun. Pelaku perjalanan dari Jawa Tengah. Tiba di Kubar untuk kembali bekerja,” terangnya.

2. Pasien positif baru berasal dari tiga daerah

ilustrasi sampel tes COVID-19 (IDN Times/Debbie Sutrisno)

Dua kasus selanjutnya berasal dari Kutai Kartanegara (Kukar). Anak usia 12 tahun. Dirawat di Wisma Atlet Kukar. Bagian dari kasus klaster Loa Janan. Lalu ada juga pria 47 tahun, OTG dan sekarang isolasi mandiri di perusahaan tempat bekerja. Setali tiga uang Balikpapan juga mendapat tambahan dua kasus baru. Yakni pria 37 tahun. Dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo, kemudian yang kedua pria 20 tahun, dirawat di RSUD Beriman Balikpapan.

“Penambahan kasus terbanyak dari Samarinda. Tiga pasien terkonfirmasi positif. Ketiganya kasus impor dengan rentang usia 36-46 tahun. Punya riwayat perjalanan dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Surabaya. Ketiganya dirawat Rumah Sakit Karantina Bapelkes Kaltim,” jelasnya.

3. Total pasien sembuh dari COVID-19 di Kaltim ada 247 orang

Ilustrasi ambulans COVID-19 (IDN Times/Candra Irawan)

Meskipun kasus positif bertambah, pasien sembuh dari corona juga ada totalnya 11 orang. Pasien ini tersebar di sejumlah daerah, Kukar ada 3 pasien, Kutim 2 orang dan paling banyak dari Balikpapan, 6 pasien. Sebagian besar pasien sembuh adalah pria. Dengan demikian sudah ada 247 orang dinyatakan tahir dari virus corona. Dengan demikian, pasien COVID-19 di Kaltim hingga saat ini tersisa 122 dari 373 kasus akumulatif masih menjalani perawatan.

“Kita harapkan pasien sembuh dari COVID-19 ini makin banyak,” tegasnya.

4. Waspada virus corona dengan perilaku hidup bersih sehat

Ilustrasi swab test. IDN Times/Debbie Sutrisno

Pertambahan kasus positif virus corona di Kaltim masih terjadi. Beberapa di antaranya transmisi lokal. Contohnya, klaster Loa Janan dan Kampung Baru. Kemudian ada pula kasus impor seiring penerapan fase relaksasi. Itu sebabnya, Andi meminta warga waspada dan taat protokol kesehatan.

“Cukup rajin cuci tangan, pakai masker, hindari kerumunan dan taat perilaku hidup bersih sehat,” tutupnya.

Editorial Team

Related Article